Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok) Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)
Jumat, 14 Desember 2012 17:15 WIB Vega Aulia Pradipta/JIBI/Bisnis Peristiwa Share :

Dipastikan, Gaji Pokok PNS 2013 Tak Naik

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)

JAKARTA — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun depan hampir pasti tidak akan naik.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengatakan hal itu terutama karena untuk membayar pensiun PNS, pemerintah harus ‘nombok’ Rp50 triliun setiap tahunnya.

“Gaji pokok hampir pasti tidak bisa naik. Naik 7—8% saya tidak berani minta ke Menkeu karena sekarang ini iuran untuk pensiun itu hanya Rp10 triliun per tahun, sedangkan pemerintah bayar Rp60 triliun. Jadi minus Rp50 triliun,” ujarnya di sela-sela acara Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi di Lingkungan Kementerian ESDM, Jumat (14/12/2012).

Azwar mengatakan sistem pensiun yang saat ini berlaku adalah pay as you go. Sistem ini yang akan coba diubah menjadi fully funded.

“Ke depan kita mau ubah jadi fully funded. Kita mau dapat berapa 10 tahun, 30 tahun yang akan datang? Kalau mau dapat sekian, berarti harus bayar sekian. Nanti uang remunerasi yang banyak itu kita potong sebagian,” jelasnya.

Seperti diketahui, pemerintah sedang mengkaji sistem pensiun fully funded yang rencananya akan mulai diterapkan pada 2015 untuk menurunkan beban belanja pensiun PNS secara bertahap. Beban belanja pensiun PNS dalam APBN pada 2015 diproyeksi mencapai Rp100 triliun.

Saat ini, PNS membayar iuran pensiun sebesar 4,75% dari gajinya. Dari iuran tersebut, terhimpun dana pensiun sebesar Rp7 triliun—Rp10 triliun dalam satu tahun.

Padahal, beban pensiun yang harus dibayarkan mencapai lebih dari Rp60 triliun. Selisih itulah yang harus dibayar oleh pemerintah melalui pos belanja pegawai dalam APBN. Nantinya, besaran cicilan PNS dan pemerintah akan ditetapkan dengan persentase tertentu, sehingga beban APBN menjadi minimal.

Sitem fully funded adalah sistem pendanaan pensiun yang bersumber dari iuran yang dilakukan secara bersama-sama oleh PNS sebagai pekerja dan pemerintah sebagai pemberi kerja. Dengan sistem ini, dana yang terkumpul dari iuran PNS akan digunakan sebagai anggaran pensiun.

Sedangkan, sistem yang berlaku saat ini adalah sistem pay as you go. Artinya, sistem pendanaan pensiun yang dibiayai secara langsung oleh pemerintah melalui APBN pada saat pegawai memasuki masa pensiun.

lowongan kerja
lowongan kerja BPR MITRA BANARAN MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

Leave a Reply



refresh

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…