Wakil Pemimpin Redaksi SOLOPOS, Suwarmin (kiri) menerima sejumlah buku dan dokumen mengenai aktivitas Komnas Perempuan dengan disaksikan Komisioner Komnas Perempuan, Tumbu Saraswati SH (tengah) yang berkunjung ke redaksi Grup Media SOLOPOS di Griya Solopos, Rabu (5/12/2012). (JIBI/SOLOPOS/R Bambang Aris Sasangka) Wakil Pemimpin Redaksi SOLOPOS, Suwarmin (kiri) menerima sejumlah buku dan dokumen mengenai aktivitas Komnas Perempuan dengan disaksikan Komisioner Komnas Perempuan, Tumbu Saraswati SH (tengah) yang berkunjung ke redaksi Grup Media SOLOPOS di Griya Solopos, Rabu (5/12/2012). (JIBI/SOLOPOS/R Bambang Aris Sasangka)
Rabu, 5 Desember 2012 20:17 WIB Arief Setiadi/JIBI/SOLOPOS Solo Share :

KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN
Tren Kekerasan Terus Naik, Pelaku Pejabat Publik Makin Banyak

Wakil Pemimpin Redaksi SOLOPOS, Suwarmin (kiri) menerima sejumlah buku dan dokumen mengenai aktivitas Komnas Perempuan dengan disaksikan Komisioner Komnas Perempuan, Tumbu Saraswati SH (tengah) yang berkunjung ke redaksi Grup Media SOLOPOS di Griya Solopos, Rabu (5/12/2012). (JIBI/SOLOPOS/R Bambang Aris Sasangka)

SOLO – Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat terjadinya tren peningkatan kekerasan terhadap perempuan.

“Fenomena kekerasan seksual itu akhir-akhir ini semakin berkembang, di Indonesia setidaknya satiap hari ada 12 perempuan mengalami tindak kekerasan seksual,” ujar Komisioner Komnas Perempuan, Tumbu Saraswati SH saat berkunjung ke kantor Grup Media SOLOPOS di Griya Solopos, Rabu (5/12/2012) sore. Kasus-kasus tersebut menurut Tumbuh, banyak yang tidak terselesaikan dan justru tidak muncul ke permukaan. Padahal tidak jarang yang melakukan kekerasan seksual tersebut merupakan pejabat-pejabat publik.

Dengan latar belakang tersebut, Komnas Perempuan akan melakukan pendampingan-pendampingan terhadap kasus kekerasan seksual. Sehingga para korban kekerasan seksual tersebut akan mendapatkan hak –hak yang seharusnya mereka dapatkan. “Saat ini banyak perempuan yang dinikahi secara siri, dan ditinggalkan begitu saja tanpa adanya pemenuhan hak terhadap sang istri, termasuk biaya hidup dan pendidikan untuk anak-anak mereka. Ini yang harus kita perjuangkan, jangan sampai perempuan itu hanya untuk direndahkan saja,” sambungnya.

Dengan adanya kampanye tersebut, Tumbuh, berharap ke depannya kekerasan seksual terhadap perempuan akan dapat diminimalisir dan bahkan ditiadakan. Sehingga ke depannya perempuan tak lagi seperti barang yang mudah dipakai dan diperjualbelikan. Terkait kampanye itu, Komnas Perempuan bersama LSM Spekham Solo akan menggelar seminar bertema kekerasan seksual terhadap perempuan di Balaikota Solo, pada Kamis (6/12/2012).

Tumbuh menambahkan, kekeraan seksual tersebut terbagi dalam 15 macam yakni perkosaan, pelecehan seksual, eksploitasi seksual, penyiksaan seksual, perbudakan seksual, intimidasi seksual, prostitusi paksa, pemaksaan kehamilan, pemaksaan aborsi, pemaksaan perkawinan, perdagangan perempuan untuk seks, penghukuman dengan cara seksual dan tradisi bernuansa seksual. Selain itu kekerasan lain adalah diskriminasi perempuan beralasan agama dan pemaksaan penggunaan kontrasepsi.

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO ESTU LUWES, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…