KURIKULUM 2013
Penerapan Kurikulum Baru Tak Bisa Ditunda

Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)

Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan penerapan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2013/2014 tidak mungkin ditunda.

“Tidak mungkin dilakukan penundaan. Intinya, begitu hilang setahun, berapa juta anak yang kehilangan kesempatan untuk itu. Kaitannya kita menghitung pada 100 tahun Indonesia pada 2045,” kata Mendikbud, Selasa. Secara subtansi, menurut dia tidak ada masalah dalam subtansi kurikulum baru, meskipun ada permintaan untuk menunda penerapan kurikulum baru.

“Yang penting kurikulum tidak bermasalah. Untuk urusan teknis, maka bisa dijelaskan secara teknis pula,” katanya.

Secara teknis, kata Mendikbud, dilakukan bertahap. Skenario awal, kurikulum baru tersebut diprioritas kepada kelas I, IV, VII dan X. “Jadi bukan seluruh guru yang dilatih. Tapi didahulukan guru kelas 1 dan 4,” ujar dia. Rentang waktu enam bulan diperkirakan akan cukup untuk melatih para guru dalam penerapan kurikulum baru tersebut.

Mengenai tidak adanya mata pelajaran IPA dan IPS untuk sekolah dasar, Nuh mengatakan jangan dikaitkan dengan anak-anak akan bertambah bodoh. Menurut Mendikbud materi pelajaran IPA dan IPS tersebut tetap diajarkan melalui fenomena alam dan fenomena sosial. Dia menyebutnya sebagai sistem pengajaran seperti itu sebagai pendekatan tematik integratif.

Lowongan Kerja
Pabrik Consumer Goods, informasi selengkapnya

KLIK DISINI

Editor: | dalam: Pendidikan |

3 Komentar pada “KURIKULUM 2013: Penerapan Kurikulum Baru Tak Bisa Ditunda”

  1. Toto pribadi
    7 Desember 2012 pukul 11:07

    Ass.
    Dengan perubahan kurikulum memang selayaknya dirubah untuk menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi tetapi dengan menghilangkan mata pelajaran TIK sangat disayangkan, Mata pelajaran TIK tetap ada hanya aplikasinya yang diterapkan ( intergrasi pada masing masing pelajaran ) disesuaikan berdasarkan KD KD pada masing masing pelajaran yang memiliki muatan TIK
    Mks.
    Guru TIK SMP

  2. Ceng Mamad
    7 Desember 2012 pukul 14:42

    Sebagaimana kata pepatah: the man behind the gun. Kurikulum bagaikan senjata yang kecanggihannya sangat tergantung pada kemampuan sang tentara. Kurikulum yang hebat, tak akan banyak memberi warna tanpa dibarengi kemampuan guru dalam mengoperasinalisasikannya. Semoga perubahan kurikulum kali ini diikuti pula dengan upaya peningkatan komptensi guru. Tak bisa dinapikan, memang kita perlu kurikulum yang ideal dan guru yang kompeten. Saya setuju beberapa rasional perubahan kurikulum. Terutama masalah pembelajaran tematik. Sebagai guru saya juga sepakat, bahwa kemampuan sekolah (guru) dalam mengembangkan KTSP masih rendah. Terima kasih..

  3. DARMIANTI, S.Pd
    8 Desember 2012 pukul 09:53

    perubahan kurikulum pada dasarnya bagus dan itu merupakan inovasi pendidikan tetapi juga dicarikan solusi bagi guru yang termasuk dalam daftar mata pelajaran yang dipangkas. yaitu TIK dengan MUATAN LOKAL bagaimana ini atau nasib dia atau mereka bagaimana?

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Menarik Juga ยป