Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara) Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)
Selasa, 4 Desember 2012 20:01 WIB JIBI/SOLOPOS/Antara Pendidikan Share :

KURIKULUM 2013
Penerapan Kurikulum Baru Tak Bisa Ditunda

Mendikbud M Nuh (JIBI/SOLOPOS/Antara)

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan penerapan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2013/2014 tidak mungkin ditunda.

“Tidak mungkin dilakukan penundaan. Intinya, begitu hilang setahun, berapa juta anak yang kehilangan kesempatan untuk itu. Kaitannya kita menghitung pada 100 tahun Indonesia pada 2045,” kata Mendikbud, Selasa. Secara subtansi, menurut dia tidak ada masalah dalam subtansi kurikulum baru, meskipun ada permintaan untuk menunda penerapan kurikulum baru.

“Yang penting kurikulum tidak bermasalah. Untuk urusan teknis, maka bisa dijelaskan secara teknis pula,” katanya.

Secara teknis, kata Mendikbud, dilakukan bertahap. Skenario awal, kurikulum baru tersebut diprioritas kepada kelas I, IV, VII dan X. “Jadi bukan seluruh guru yang dilatih. Tapi didahulukan guru kelas 1 dan 4,” ujar dia. Rentang waktu enam bulan diperkirakan akan cukup untuk melatih para guru dalam penerapan kurikulum baru tersebut.

Mengenai tidak adanya mata pelajaran IPA dan IPS untuk sekolah dasar, Nuh mengatakan jangan dikaitkan dengan anak-anak akan bertambah bodoh. Menurut Mendikbud materi pelajaran IPA dan IPS tersebut tetap diajarkan melalui fenomena alam dan fenomena sosial. Dia menyebutnya sebagai sistem pengajaran seperti itu sebagai pendekatan tematik integratif.

lowongan kerja
lowongan kerja KLINIK PRATAMA WHITE ROSE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…