KURIKULUM 2013
Masyarakat Diimbau Aktif Beri Masukan

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Antara)Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Antara)

SOLO – Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS) mengimbau semua masyarakat Solo aktif memberi masukan terkait perubahan kurikulum 2013 yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Partisipasi berupa kritik dan saran dapat dilakukan dengan memberikan komentar dalam laman uji publik online yang telah disediakan yaitu http://kurikulum2013.kemendikbud.go.id.

Ketua DPKS, Ichwan Dardiri, mengapresiasi langkah Kemendikbud dengan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam penyempurnaan kurikulum yang akan diterapkan mulai tahun ajaran 2013/2014 itu. Pada uji publik kurikulum sebelumnya, Kemendikbud hanya mengundang perwakilan dari daerah ke pusat, dan itu dinilai sangat membatasi keterlibatan masyarakat. “Sekarang siapa saja bisa ikut berpartisipasi,” jelasnya kepada Solopos.com.

Selain itu, DPKS juga akan melakukan pertemuan dengan Dewan Pendidikan se-Soloraya membahas apa saja yang akan diusulkan ke pusat melalui uji publik secara online, di Kantor DPKS, Selasa (4/12/2012). Ichwan juga mengimbau agar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Solo ikut aktif berpartisipasi dalam uji publik secara online, meskipun Solo tidak masuk dalam daerah roadshow yang dilakukan Kemendikbud.

Proses pemberian masukan dapat dilakukan dengan memberikan tanggapan berupa saran atau kritik dalam laman yang berisi aspek dalam Pengembangan Kurikulum 2013. Konten dalam laman itu terdiri atas 99 slide yang isinya antara lain contoh silabus, contoh materi yang disampaikan juga disertai tampilan grafis yang berisi informasi mengenai pendidikan dan perkembangan anak.

Berdasarkan pantauan Solopos.com sampai Senin (3/12/2012) siang, jumlah komentar dan masukan yang diberikan masyarakat masih sedikit. Komentar baru dibubuhkan di beberapa slide awal dengan jumlah rata-rata satu atau dua komentar, sedangkan slide lainnya belum mendapatkan komentar sama sekali.

Salah satu masyarakat atas nama Ngadirin Harjautama asal Jakarta memberikan komentar mengenai pengembangan struktur kurikulum SD pada slide ke-41. Pada kolom komentar dia menuliskan komentar sebagai berikut: “Pembelajaran dengan pendekatan tematik di kelas I-III sepertinya kurang berhasil, kenapa malah dikembangkan sampai kelas VI? Usul: SD difokuskan ke Baca-Tulis-Hitung saja, serta penanaman budaya baca,” tulisnya.

Dalam halaman pengantar dijelaskan, pemberian masukan, kritik dan saran itu dapat dilakukan hingga tanggal 24 Desember 2012. Selain itu untuk memaksimalkan uji publik masyarakat diminta untuk mengunduh rancangan kurikulum 2013 yang telah disediakan. Sedangkan jika ada hal lain yang ingin disampaikan lebih lanjut, bisa melalui alamat surat elektronik atau email ujipublik.kurikulum@kemdikbud.go.id.

Editor: | dalam: Pendidikan |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »