Ilustrasi (lensaindonesia.com) Ilustrasi (lensaindonesia.com)
Minggu, 2 Desember 2012 15:20 WIB Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

Boyolali Bersiap Jadi Zona Bebas Dari Korupsi

Ilustrasi (lensaindonesia.com)

BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai melakukan serangkaian tahapan untuk mewujudkan Boyolali menuju zona bebas korupsi. Selain melakukan sosialisasi dan pembinaan di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD), di samping pernyataan antikorupsi dari masing-masing Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kepala Inspektorat Pemkab Boyolali, Bambang Sinungharjo mengemukakan pembangunan zona bebas dari korupsi dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan & RB) No 20/2012 tentang tentang Pedoman Umum Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi. Kegiatan tersebut, menurutnya, merupakan tindak lanjut dari penandatanganan dokumen pakta integritas yang dilakukan seluruh PNS di Boyolali sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2011 tentang Aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi 2012.

“Maret-April lalu, sekitar 13.000 PNS di Boyolali telah menandatangani pakta integritas yang merupakan janji atau komitmen PNS, mulai dari pimpinan hingga bawahan untuk tidak melakukan korupsi. Dokumen tersebut juga sudah dikirim ke Menpan,” ungkap Bambang.

Bambang menjelaskan penetapan zona integritas bebas korupsi (ZI) itu merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan berwibawa. “ZI adalah predikat dari pusat diberikan kepada pemerintah daerah yang kepala daerahnya mempunyai komitmen mencegah terjadinya korupsi,” katanya. Sedangkan wilayah bebas dari korupsi (WBK) merupakan sebutan yang diberikan kepada unit kerja pada zona integritas. Disebutkan dia, ada lima tahap ZI menuju WBK.

“Pertama dimulai dari penandatanganan dokumen Pakta Integritas dan itu sudah dilakukan di Boyolali,” katanya. Tahap kedua, lanjutnya, adalah pelaksanaan program pencegahan korupsi, tata kelola pemerintahan yang baik, reformasi birokrasi, opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK dan lain-lain. Sementara tahap ketiga, adalah penetapan zona integritas oleh pimpinan, tahap keempat monitoring dan penilaian oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan tahap kelima adalah penetapan wilayah bebas dari korupsi oleh presiden atau Menteri PAN dan RB atas nama presiden.

“Keberhasilan Boyolali meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada 2012 dapat menjadi modal menuju ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO TURISARI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

Leave a Reply





iklan-teaser-2-desember-2-on

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…