Chris Brown (Foto: deathandtaxesmag.com) Chris Brown (Foto: deathandtaxesmag.com)
Rabu, 28 November 2012 01:30 WIB Andhina Wulandari/JIBI/Kabar24 Nada Share :

Penggemar Chris Brown Ancam Jenny Johnson

Chris Brown (Foto: deathandtaxesmag.com)

Mundurnya penyanyi Chris Brwon dari dunia Twitter ternyata berefek panjang. Tak terima idolanya diserang kata-kata kasar, para penggemar Chris Brown melontarkan ancaman pembunuhan di Twitter.

Semua ini bermula ketika Chris Brown dan Jenny Johnson, seorang penulis komedi, saling memaki di Twitter pada Minggu (25/11/2012)  Jenny berkomentar kasar soal kasus pemukulan Chris pada Rihanna beberapa tahun lalu. Puncaknya, Chris memutuskan untuk menghapus akun Twitternya setelah beradu argumen dengan Jenny.

Para penggemar Chris yang dikenal dengan sebutan Team Breezy pun tidak mau tinggal diam. Mereka memberi dukungan pada penyanyi 23 tahun itu dengan melontarkan kata-kata kasar hingga ancaman pembunuhan untuk Jenny.

“Tahukah kamu apa yang akan saya lakukan sekarang? Saya akan membunuh Jenny Johnson karena membuat Chris menghapus akun Twitternya,” tulis @NellyBreezy_, yang tak lama kemudian menghapus akun Twitternya sendiri.

Nada serupa diucapkan penggemar Chris lainnya. “Sangat marah sekarang, dan jika saya melihat Jenny Johnson saya akan menikamnya hingga mati,” tulis @_Haineko_.

Ini bukan pertama kalinya penggemar Chris menyerang orang lain di Twitter dengan ancaman pembunuhan. Pada Mei lalu, para penggemar Chris mengirimkan ancaman pembunuhan ke tunangan penyanyi John Legend, Chrissy Teigen, setelah komentarnya tentang penampilan Chris di Billboard Music Awards.

Saat itu Chris berusaha menenangkan penggemarnya lewat Twitter. “Team Breezy! Ayo berhenti mengirimkan ancaman pembunuhan. Itu pesan yang salah,” tulisnya.

Namun, kini setelah akun Twitter Chris dihapus, tampaknya tak ada yang bisa menenangkan kemarahan para penggemar Chris tersebut.

lowongan kerja
lowongan kerja Marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



3

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…