Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Suharsih) Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Suharsih)
Selasa, 20 November 2012 21:52 WIB Sri Sumi Handayani/JIBI/SOLOPOS Sragen Share :

Vendor Bermasalah, Pemasangan Lampu PJU Tersendat

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Suharsih)

SRAGEN – Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang dikerjakan dua vendor dari Solo dan Kendal di lokasi mulai Jembatan Grompol, Masaran hingga Pilangsari, Ngrampal melalui jalan ring road utara Sragen ternyata tak berjalan mulus.

Manajer PT PLN (Persero) Rayon Sragen, Ali Mashudi, menuturkan pemasangan PJU terkendala proses negosiasi antara PLN dengan vendor dari Kendal. Ali mengeluh vendor yang mengerjakan program itu dinilai kurang proaktif dan mengulur-ulur waktu. Ali menilai mereka kurang paham perihal pemasangan instalasi listrik sehingga terkesan serampangan.

Proyek ini terkait program Pemerintah Kabupaten Sragen memasang 383 tiang listrik Penerangan Jalan Umum (PJU). Menurut informasi yang dihimpun Solopos.com, pengadaan 383 PJU itu menggunakan dana APBD Provinsi senilai Rp4 miliar. Adapun titik pembagian pemasangan PJU adalah sebanyak 177 PJU dipasang dari Jembatan Grompol, Masaran hingga Pungkruk, Sidoharjo dan sebanyak 206 PJU dipasang dari Pungkruk, Sidoharjo hingga Pilangsari, Ngrampal melalui Ringroad Utara. Sehingga total PJU yang dipasang sebanyak 383 buah.

“Mereka sudah membuat surat, intinya meminta PLN menyediakan instalasi dan jaringan. Untuk PJU, kami memang harus tambah jaringan dan trafo. Sebelum itu, semua pengajuan pelanggan harus dianalisa kelayakan termasuk butuh trafo, tiang listrik dan lain-lain itu berapa. Penyambungan dari PLN dilakukan setelah jaringan siap. Terlepas dari itu, kami menduga, vendor ini belum tahu medan,” kata Ali kepada Solopos.com.

Ali mengaku akibat kinerja vendor lambat membuat PLN terseok-seok. Terlebih pengerjaan itu ditarget selesai Senin (24/12). Ali mengusulkan pemasangan PJU dapat dilaksanakan apabila vendor melengkapi persyaratan administrasi. Selanjutnya, PLN segera melakukan analisa kebutuhan pemasangan PJU. “Kami tidak minta macam-macam. Cukup datang dan mari dibicarakan. Penuhi persyaratan maka segera kami kerjakan. Kalau seperti ini, kami yang akan disalahkan karena terkesan mempersulit. Padahal kami hanya melaksanakan prosedur.”

Dihubungi secara terpisah, Anggota DPRD Komisi III, Suparno, menuturkan pengadaan PJU di sepanjang jalan provinsi itu menggunakan dana APBD Provinsi senilai Rp4 miliar. Dana itu digunakan untuk memasang instalasi sampai menyala. Suparno mengatakan PJU itu selanjutnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Sragen untuk merawat dan membayar pajak. Lebih lanjut, dia mengaku tak tahu menahu perihal keluhan PLN terkait kinerja salah satu vendor. Suparno berharap pekerjaan tak molor karena persoalan koordinasi dan komunikasi. “Saya hanya mengawasi anggaran saja supaya maksimal. Perawatan dan pemeliharaan PJU setelah serah terima kedua akan menjadi tanggung jawab Pemkab Sragen. Soal PLN, saya belum mendapat informasi.”

Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Batik Pria DH-180.2
Hem Batik Pria DH-177.6
Hem Batik Pria DH-177.2
Hem Batik Pria DH-180.1

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version