Ilustrasi (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/SOLOPOS) Ilustrasi (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/SOLOPOS)
Minggu, 11 November 2012 13:02 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS Karanganyar Share :

Anggota LVRI Karanganyar Minta Dana Kehormatan Dinaikkan

Ilustrasi (Adib Muttaqin Asfar/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR--Sejumlah anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Karanganyar meminta agar pemerintah menaikkan dana kehormatan.

Selama ini, para anggota veteran tersebut menerima dana kehormatan senilai Rp250.000/bulan.

Seorang anggota LVRI Karanganyar, Mayor TNI AD (Purn) Rumain, mengatakan dana kehormatan yang diterima para anggota veteran dinilai terlalu minim. Dana kehormatan itu tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terlalu sedikit, ya jelas tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” katanya saat ditemui Solopos.com seusai acara tabur bunga memperingati Hari Pahlawan yang dilakukan unsur Muspida Karanganyar di Taman Makam Pahlawan  Dharma Tunggal Bhakti, akhir pekan kemarin.

Dia meminta agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan para anggota veteran yang telah berjuang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, setelah pensiun, para anggota veteran hanya mengandalkan tunjangan tersebut untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, para anggota veteran layak menerima dana kehormatan yang lebih tinggi. Perjuangan kala mempertahankan NKRI pada zaman penjajahan tidak sebanding dengan tunjangan yang diterima setelah memasuki masa pensiun.  “Kalau bisa besaran dana kehormatan bagi para anggota veteran di atas Rp1 juta sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, menuturkan pihaknya bakal memberikan penghargaan arau reward kepada para anggota veteran yang berjuang mempertahankan kemerdekaan pada masa penjajahan. Penghargaan itu bakal diberikan saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karanganyar ke-95 yang jatuh pada tanggal 18 November 2012.

Menurut Paryono, para anggota veteran memang harus diperhatikan kesejahteraannya. Mereka telah berjuang hingga titik darah penghabisan pada mas penjajahan Kolonial Belanda. “Yang jelas ada reward bagi para anggota veteran sebagai bentuk apresiasi perjuangan mereka,” terangnya.

Sementara dalam acara tabur bunga tersebut dihadiri oleh unsur Muspida Karanganyar seperti Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letnan Kolonel (Inf) Eddy Basuki.

lowongan kerja
lowongan kerja TUNAS JAYA MOTOR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



refresh

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…