Gambar yang diambil dari rekaman video menunjukkan orang yang disebut sebagai pemberontak Suriah tengah menyiksa tentara pemerintah yang mereka tahan. PBB mengecam aksi penyiksaan itu dan menyebut tindakan itu bisa dianggap sebagai kejahatan perang yang bisa diperkarakan di Mahkamah Internasional. (JIBI/SOLOPOS/Reuters) Gambar yang diambil dari rekaman video menunjukkan orang yang disebut sebagai pemberontak Suriah tengah menyiksa tentara pemerintah yang mereka tahan. PBB mengecam aksi penyiksaan itu dan menyebut tindakan itu bisa dianggap sebagai kejahatan perang yang bisa diperkarakan di Mahkamah Internasional. (JIBI/SOLOPOS/Reuters)
Sabtu, 3 November 2012 13:41 WIB JIBI/SOLOPOS/Antara/AFP Internasional Share :

KONFLIK SURIAH
Video Tentara Pemerintah Disiksa Muncul di YouTube, Pemberontak Didesak Hormati Hukum Internasional

Gambar yang diambil dari rekaman video menunjukkan orang yang disebut sebagai pemberontak Suriah tengah menyiksa tentara pemerintah yang mereka tahan. PBB mengecam aksi penyiksaan itu dan menyebut tindakan itu bisa dianggap sebagai kejahatan perang yang bisa diperkarakan di Mahkamah Internasional. (JIBI/SOLOPOS/Reuters)

WASHINGTON - Amerika Serikat mendesak pemberontak Suriah menaati peraturan internasional tentang perang setelah rekaman video menunjukkan petempur oposisi mengekskusi tentara Suriah. “Kami mengutuk pelanggaran hak asssi manusia oleh pihak mana pun di Suriah,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Victoria Nuland kepada wartawan.

“Tidak ada pembebasan bagi tindakan seperti itu. Siapapun yang melakukan kekejaman harus bertanggngjawab,” tegasnya. Sebuah rekaman video yang dikirim ke jejaring sosial YouTube menunjukkan sekitar 10 tentara dipukuli, kemudian dibariskan di lapangan dan dieksekusi dengan senapan-senapan otomatis, setelah serangan pemberontak terhadap pos-pos pemeriksaan di kota Saraqeb di barat laut,Kamis.

Badan hak asasi manusia PBB mengatakan video itu dapat dijadikan bukti tentang kejahatan perang itu. “Dalam masalah ini,pada satu saat, semua apa yang kita dapat dikatakan itu adslah satu bagian video yang mengejutkan,” kata Rupert Colville, juru bicara Komisaris Tinggi PBB urusan Hak Asasi Manusia Navi Pillay di Jenewa.

“Jika itu benar-benar terjadi, maka itu merupakan satu kejahatan perang.” AS mendukung oposisi dalam usahanya menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, dan Nuland mengulangi kembali seruannya pada Agustus kepada pemberontak Tentara Pembebasa Suriah agar melaksanakan satu peraturan yang mencermikan peraturan tentang perang,peraturan-peraturan internasional. “Mereka secara rutin menyerukan kepada para petempur untuk mentaati itu. Dan kami akaa menegaskan kembali tentang hal itu di sini,” kata Nuland.

Iklan Baris
  • Promo Honda

    BUTUH MOBIL??Siap Kirim Brio,Brv,Mobilio Hub GDT:081329937377…

  • Lowongan Admin Keuangan

    BUTUH : KEUANGAN Syarat : Muslimah Mengerti Laporan Keuangan/Pajak Punya Motor Kirim Data Pribadi Via email :…

  • SUZUKI PU’1983

    JUAL SUZUKI PU’1983 casis + mesin oke.kaleng.AD Karananyar. Harga: 13.5jt Hub:085100065102…

  • Lowongan Waitress & Cook

    CARI WAITER/Waitress,Cook,Untuk Rest baru di Solo.Hub: 0271 – 725717…

  • SIDEKICK’1996

    JUAL SIDEKICK’1996 AD,VR,Harga:61Juta/Nego.Hub:081.2298.8312…

  • Promo Honda Solobaru

    HONDA SOLO BARU Promo BRIO DP 5Jutaan MOBILIO DP 7 Jutaan BRV dp 26jt an proses cpt langsung approve.WIDYA 08…

  • Lowongan Sales

    DIBUTUHKAN SALES Freelance,Fasilitas : Gaji & Uang Transport. Kirim Lamaran Lengkap ke : Bagian Sirkulasi…

  • Lowongan Karyawan RM

    BUTUH CEPAT KARYAWAN Rumah Makan Di  Kalimantan Max Usia 28 Segera  Hub: 0812.7620.8224 Pak Win…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Kain Batik Cap Rainbow NIA-016
Blouse Kombinasi Lurik NIA-021
Kain Batik Print Sogan NIA-017
Dress Capung NIA-011

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version