Pohon beringin inilah yang ternyata merupakan kediaman Sri Wahyuningsih--wanita yang gagal dinikahi Suprapto. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS) Pohon beringin inilah yang ternyata merupakan kediaman Sri Wahyuningsih--wanita yang gagal dinikahi Suprapto. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS)
Kamis, 1 November 2012 21:15 WIB Kurniawan/JIBI/SOLOPOS Karanganyar,Peristiwa Share :

GAGAL NIKAHI HANTU
Polsek Jaten Siap Dalami Penipuan Hantu Waduk Lalung

Pohon beringin inilah yang ternyata merupakan kediaman Sri Wahyuningsih–wanita yang gagal dinikahi Suprapto. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR-Jajaran Polsek Jaten, Karanganyar, ancang-ancang mendalami kasus batalnya rencana pernikahan Suprapto, 27, dengan Sri Wahyuningsih.

Diberitakan Solopos.com , Suprapto, pemuda lugu asal Desa Suruhkalang, Jaten, batal menikahi Sri Wahyuningsih, lantaran tidak berhasil menemukan alamat rumah perempuan berparas cantik dan bertutur kata lembut itu. Alamat rumahyag dimaksud ternyata setelah dicek yakni sebuah sendang di sekitar pohon beringin, Waduk Lalung.

Kapolsek Jaten, AKP Suryanto, mengakui telah mendapatkan data awal ihwal kejadian yang dialami Suprapto. Rencananya, polisi akan meminta data/keterangan seorang bidan di daerah Jungke, Karanganyar kota. Sebab menurut pengakuan Suprapto, pemuda itu kerap mengantar Sri Wahyuningsih, memeriksakan kehamilan kepada bidan tersebut.

Hanya saja hingga Kamis siang bidan dimaksud belum pulang dari menjalankan ibadah haji. Menurut AKP Suryanto, bila benar Suprapto dan Sri memeriksakan kehamilan di bidan tersebut, seharusnya ada data identitas mereka. “Makanya kami masih menunggu kepulangan bidan ini. Jadi ya tergantung data atau informasi di bidan ini nanti,” katanya, Kamis (1/11/2012).

Pernyataan berbeda disampaikan Kapolsek Karanganyar kota, AKP Joko Waluyono. Menurutnya penyelidikan terhadap kasus batalnya pernikahan Suprapto dan Sri harus atas dasar laporan korban atau anggota keluarganya. Padahal hingga Kamis sore tidak ada laporan dari pihak korban. “Prosedurnya memang seperti itu. Kami tidak bisa menyelidiki bila tidak ada laporan dari keluarga korban,” jelasnya.

lowongan kerja
lowongan kerja Perusahaan yang Bergerak di bidang Tekstil, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…