Pohon beringin Waduk Lalung Karanganyar. Suprapto menyebutkan di sekitar pohon beringin itulah kediaman Sri Wahyuningsih yang dikira manusia. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS) Pohon beringin Waduk Lalung Karanganyar. Suprapto menyebutkan di sekitar pohon beringin itulah kediaman Sri Wahyuningsih yang dikira manusia. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS)
Rabu, 31 Oktober 2012 21:00 WIB Kurniawan/JIBI/SOLOPOS Karanganyar,Peristiwa Share :

GAGAL NIKAHI HANTU
Polisi Ikut Bingung Cari Alamat Hantu Waduk Lalung

Pohon beringin Waduk Lalung Karanganyar. Suprapto menyebutkan di sekitar pohon beringin itulah kediaman Sri Wahyuningsih yang dikira manusia. (Foto: Kurniawan/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR—Kasus Suprapto warga Dusun Jetisnguwuh RT 003/RW 004 Desa Suruhkalang, Jaten, Karanganyar gagal menikahi Sri Wahyuningsih, akhirnya mendapat perhatian Polsek Jateng dan Karanganyar Kota.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, keluarga Suprapto tidak berhasil menemukan kediaman Sri Wahyuningsih yang berada tepat di pinggir Waduk Lalung, saat mengirimkan hantaran pernikahan.

Ketika ditemui Solopos.com, Rabu (31/10/2012), Suprapto mengatakan terdapat empat mobil mewah dan beberapa sepeda motor di rumah Sri. Saat diminta menunjukkan kediaman Sri yang dimaksudkan Suprapto, pemuda lulusan sekolah dasar (SD) itu menunjuk pohon beringin besar. Di bawah pohon beringin itu terdapat sendang.

“Warga menduga Sri adalah peri atau makhluk halus penunggu sendang pohon beringin,” ungkap Yudi Suharto, kerabat Suprapto yang juga diamini sejumlah warga Kepuh.

Peristiwa itu juga mendapat perhatian jajaran Polsek Jaten dan Karanganyar kota. Pada Selasa (30/10/2012) malam polisi dari dua Polsek itu telah mendatangi rumah Suprapto dan mengumpulkan informasi.

Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, melalui Kapolsek Karanganyar kota, AKP Joko Waluyono, membenarkan adanya informasi tersebut. Bahkan beberapa petugas polsek telah mengecek alamat yang ditunjukkan Suprapto dan keluarganya. “Tapi alamatnya hanya di pinggir Waduk Lalung, makanya kami juga bingung,” aku dia.

lowongan kerja
lowongan kerja Solo Grand Mall, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



1

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…