Ruhut Sitompul
Dahlan Lebay, Jokowi Bisa Teler

Ruhut Sitompul (Foto: Dokumentasi)Ruhut Sitompul (Foto: Dokumentasi)

Ruhut Sitompul (Foto: Dokumentasi)

JAKARTA—Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul sering mengeluarkan pernyataan mengundang kotroversi. Terbaru pernyataannya soal Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi).

Dahlan dinilai lebay alias berlebihan, itulah pandangan Ruhut Sitompul. Dahlan dengan aksi “nyelenehnya” seperti membersihkan WC di Bandara, saking kesalnya dengan kebersihan di titik layanan publik itu, selain mendapat tepuk tangan warga, juga tak sedikit mendapat kritikan.

Sejumlah pihak menganggap Dahlan sebagai menteri yang lebay, dan sering menabrak “tata krama” politik yang selama ini dianggap sebagai satu-satunya kebenaran di negeri ini.

Hal yang mirip juga dialami Jokowi. Sebelum menjadi gubernur DKI orang tak menganggap Jokowi sebagai sosok yang sangat perlu untuk dihitung. Tapi, begitu dia menjadi Gubernur dan keluar masuk kampung, orang pun mulai berkomentar.

Ujung-ujungnya, baik Dahlan maupun Jokowi selain mendapat pujian dan tepuk tangan juga tak sedikit mendapat cibiran dan kritikan.

Selain “aksi tak pantas” Dahlan Iskan yang mencuci wc di Bandara, Menteri BUMN itu belakangan sedang menjadi sasaran tembak DPR terkait program penghematan BBM yang gagal dijalankan PLN saat Dahlan masih menjadi direktur utama di sana.

Versi Dahlan, program penghematan BBM itu gagal dilaksanakan karena janji mendapat pasokan gas tidak terpenuhi. Pilihannya saat itu adalah, membiarkan terjadi pemadaman listrik selama enam sampai delapan bulan atau menggunakan BBM dengan harga yang tak hemat.

Kembangan dari masalah ini menjadi meluas ketika DPR mengancam akan memanggil paksa Dahlan Iskan, karena dinilai mangkir dari panggilan parlemen.

Sementara itu, Ketua DPP Bidang Kominfo Partai Demokrat Ruhut Sitompul seperti diberitakan Indonesia Today  menyatakan aksi Gubernur DKI Jakarta blusukan ke sudut-sudut Jakarta sebagai upaya pencitraan saja.

“Pencitraan saja, kasihan Jakarta,” sindir Ruhut, Rabu (24/10).

Menurut dia, pencitraan ala Jokowi ini tidak akan lama. Masyarakat akan tahu bahwa tidak ada yang bisa dilakukan oleh Jokowi. “Kita tunggu satu tahun nanti, kita tunggu tanda-tandanya,” lanjut Ruhut.

Lanjut anggota Komisi III DPR ini, mengurus Jakarta bukanlah perkara mudah. Fauzi Bowo saja, yang sebelum menyatakan ahlinya, tidak mampu mengurus Jakarta. “Ahlinya saja pusing, apalagi bukan ahlinya, bisa teler itu. Biarkan saja dulu kita tunggu buktinya,”  ujarnya.

Dari perspektif positif, kita bisa menempatkan suara-suara dari parlemen dan kalangan politisi terhadap kedua tokoh yang sedang menjadi “kembang media” itu sebagai upaya kontrol dan penyadaraan kepada publik untuk bisa melihat masalah secara utuh: tidak semata dari aspek kekaguman atas apa yang nampak dikerjakan keduanya.

Namun, dari perspekstif sebaliknya, publik pun boleh saja beranggapan bahwa parlemen dan politisi tertentu sedang memilih untuk tidak bersahabat kepada keduanya.

Editor: | dalam: Peristiwa |

33 Komentar pada “Ruhut Sitompul: Dahlan Lebay, Jokowi Bisa Teler”

  1. Tono
    28 Oktober 2012 pukul 10:53

    Kalo Indonesia ada 4 orang saja seperti Ruhot Situompul sudah pasti makin rusaklah negara Indonesia

  2. sukma.sejati
    28 Oktober 2012 pukul 15:19

    maklum Kalau yang ngomomg Si Ruhut karena ruhut otak & jiwanya adalah “tukang perahu”, kemanapun anda minta akan diantarnya asal ada upahnya. tabiat seperti jokowi dan dahlan akan membuat ERROR otaknya untuk bisa mengerti dan memahami.

  3. Katrina
    28 Oktober 2012 pukul 16:19

    Ruhut kebanyakan omong, tapi gak Ada actionnya…… Makanya sirik lihat orang yg gak banyak omong tetapi langsung action kaya p Jokowi Dan p DI….. Maju terus pak Jokowi Dan pak DI…. Rakyat di belakangmu….

  4. 28 Oktober 2012 pukul 16:53

    Ruhut memang bacot mana prestasinya itu Ruhut? sama dengan Sebagian DPR Demokrat “Katakan tidak Pada korupsi” nyatanya?ia bilang Foke ahlinya namun namun apa yang diperbuat Foke? ia tidak berbuat. banyak rencana namun tak dilaksanakan.

  5. 28 Oktober 2012 pukul 18:52

    Kita berusaha melihat secara utuh kepada kapasitas si kritikus yang menilai keahlian seseorang berdasar pengakuan/ kepercayaan dirinya ketimbang apa yang dilakukan. Sangat memprihatinkan jika politisi lebih mengedepankan subyektivitas ketimbang ketimbang obyektivitas.

    • wisnu
      17 Desember 2012 pukul 11:13

      setujuuu sama prawiro solo ( padahal aku ga ngerti artinya heheheheh ) pokok e ruhut bull shit

  6. 28 Oktober 2012 pukul 20:32

    Itu mulut si Rohut patut di kasih rokok dari Rudal…..biar ndak asal ngomong

  7. arek suramadu
    28 Oktober 2012 pukul 23:38

    Ya maklum,dagelan jadi politisi

    • sar63wono
      29 Oktober 2012 pukul 08:28

      Ruhut itu sbaiknya menjadi pengembala kambing aja di desa, tdak pantas menjadi anggota dewan dan politikus. Dulu katanya mau keluar dari Partai Demokrat, kalau saya usul malah keluar dari Indonesia lbih bagus. Itu ruhut orangnya ruwet sok pinter tapi justru sbaliknya hax10

  8. dwi
    29 Oktober 2012 pukul 08:09

    ruhut, diam mulutmu anjing. lho slama ini banyak komentar, tapi apa? lho sendiri ga pernah memberikan prestasi bagi negara maupun partai kamu.

  9. Indra
    29 Oktober 2012 pukul 08:22

    Ruhut, kebanyakan omong tapi track recordnya juga jelek… Bener2 jelek.. dari kehidupan pribadinya yang ngak banget…sampai sepak terjangnya dikancah politik yang asal tabrak sana sini…

  10. 29 Oktober 2012 pukul 09:41

    Biarlah si anjing terus menggonggong, sang Kafilah tetap berlalu…!

    • raysha
      9 Desember 2012 pukul 16:16

      yach,, makanya rohut sering menggongong, karna rohut suka makan daging ajing alias saksang biang..

  11. brawijaya
    29 Oktober 2012 pukul 20:12

    Ruhut itu seperi mulut pantek /tempek orangnya banyak bicara padahal goblok,dia cuma iri aja ama pak dahlan dan pak jokowi yang jujur,pandai merakyat dan iklas berkorban untuk parti gak seperti Ruhut sitompul yang bodoh takda otak tu?

  12. 30 Oktober 2012 pukul 16:42

    ruhut pintar ngomong tapi ngak ada prestasi, layaknya makelar yang cuma bisa ngomong, harusnya demokrat malu punya kader seperti itu,kok masih dipertahankan.

    • raysha
      9 Desember 2012 pukul 16:15

      rohut tahu nya ama daun muda aja.., mulutnya kayak corong wc makanya di pake ama PD sebagai pengalih perhatian publik perkataannya dari sorotan ke partainya yang bobrok…

  13. jhonperok
    30 Oktober 2012 pukul 21:26

    Ruhut itu banyak ngomong tapi otaknya sebesar kedelai mulutnya besar sebesar mulut sumur

  14. Prasetyo
    11 November 2012 pukul 19:05

    Kasihan saja lihat Bang Ruhut

  15. anzilkr
    12 November 2012 pukul 18:36

    janganlah kau banyak cakap terus,,dukung saja jokowi dan dahlan itu,biar maju dan bersih negara kita nih,,masak kau tak suka ruhut,,janganlah berperang terus nanti matilah kau,,..

  16. mata-mata
    13 November 2012 pukul 17:03

    udah deh jgn jd pengacara ataupun politisi bung,
    Mending jadi bang poltak lagi.lebih pantes ama karakter asli anda.
    Hahahaha

  17. yuyud garuda poeradiredja
    13 November 2012 pukul 18:38

    JANGAN BANYAK BACOT LAH,NANTI KALAU JOKOWI BERHASIL TERBONGKARLAH APA YG DIKERJAKAN GUBERNUR DKI SEBELUMNYA.MEREKA TAK BERBUAT APA2 BUAT DKI

  18. ahmad fals
    16 November 2012 pukul 14:58

    apa nggak ada orng lain di demkrt?kok anjing politik seperti ruhut dipelihara sby.

    • deo
      27 November 2012 pukul 20:03

      bener tuh –

    • raysha
      9 Desember 2012 pukul 16:12

      orang hukum turun ke politik bawaannya rakus dan arogan,, udah biasa itu bro…

  19. raysha
    9 Desember 2012 pukul 16:09

    Biasalah kalau orang batak,,, yang dulunya tinggal di kampung skarang tinggal di kota yach gitu dech.. yang dulunya kampungan sekarang sok kekotaan,, suka banyak ngomong yang gak penting… ( saya juga orang batak tapi lahir dan tinggal di kota ) bukan kayak raohut besar di kampung cari makan di kota,, masih untung rejekinya rejeki orang kota kalau rejekinya orang kampung mana pula di pandang dia…

  20. raysha
    9 Desember 2012 pukul 16:21

    Rohut itu ibarang batu apung yang selelu menginguti buih air sungai,, ilmu selamatnya tinggi, cari mukanya tinggi, makanya kalau ngomong gak mikir,, ngomongongin orang pencitraan, padahl dia suka berbuat dan berbicara demi keuntungannya sendiri, pencitraan terhadap orang yang bisa membayarnya lebih.. mana ada keahlian si rohut tuch.. taunya cuma ngomong aja, sewaktu jadi pengacara pun gak ada kasus berar yang di tanganinya maka nya beralih ke politik biar dapat cari makan untuk mengisi perutnya yang besar itu…

    • donal sitorus
      4 Januari 2013 pukul 13:43

      Setuju…
      Emang manusia satu itu yg sebenernya kebanyakan ngomong. Mana ide-idenya yg memajukan negeri ini..?
      Standard tukang bual lah boss..
      Vocal ga jelas.

  21. Ronggur Girsang
    18 Desember 2012 pukul 21:12

    Ruhut itu otaknya terlalu cerdas, makanya dia dipecat Anas dari demokrat. Bahkan masih ada partai-partai besar tangan terbuka menerima Ruhut. Artinya, Ruhut memang diperhitungkan, kalau masalah omonganya itu biasalah, dan itulah ciri khas Ruhut sepintas agak kasar terdengar, tapi bila sudah kenal dekat dengan Ruhut ternyata dia sosok yang loyal. Semoga lahir kembali generasi berkarakter Ruhut agar negeri ini marak dengan kritikan tajam demi tercapainya perubahan di negeri ini

  22. dialla
    3 Januari 2013 pukul 10:28

    HUT..RUHUT…..MATI AJA KAUU….!! PANTAS NEGARA INI DARI DULU GAK MAJU MAJU, ITU KARENA MASIH ADA ORANG2 SEPERTI KAMU…. DI NEGERI INI….. KAU ITU YG LEBAY…!!!

  23. Wilis
    5 Januari 2013 pukul 21:05

    Ruhut memang jemb0t 0rang medan memang bermulut besar somb0ng mati saja kau…!

  24. Helmi
    6 Januari 2013 pukul 15:54

    Tau gak pak ruhut???

    kata-kata SERAHKAN PADA AHLINYA versi FAUZI BOWO mengadung arti apa??

    Jika bikin gedung “SERAHKAN PADA AHLINYA” = Serahkan pada ahlinya Tembok
    Jika membersihkan sampah “SERAHKAN PADA AHLINYA” = Serahkan pada Tukang sampah

    kata-kata “Serahkan Pada Ahlinya” adalah kata-kata jebakan. bisa dianggap ahlinya dia, bisa juga dianggap serahkan pada Tukangnya.

  25. tamsiadi
    23 Januari 2013 pukul 20:41

    ruhut itu hanya bisa ngomong dan memprovokasi,..skrg kita lihat apa yg disumbangkan ruhut pd bangsa ini, selain omongan ngawur ngalor ngidul dan selalu su’udzon dgn org yg berbuat baik.lihat gayanya yg selalu membawa bawa dan menjunjung nama SBY, itu bs dilihat kalau dia sebetulx penakut dan penjilat.gak malu .padahal kan dah di kluarkan dr demokrat sama anas. tp dengan bangga dan tidak malunya kemana mana selalu memakai jas kebesaran demokrat. kalau sy, cuman menghimbau pada pd ptinggi2 partai lain.hati2 dgn karakter org spt ini.krn org spt ini lebih suka membohongi diri sndiri,apa lagi org lain.

  26. bulan senada
    6 Februari 2013 pukul 22:22

    Semua comment passs….. untuk si Ruhut, mari kita doakan si Ruhut agar masuk surga, tapi SEGERA….

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

Menarik Juga »