Pasar Low MPV Semakin Seksi, ATPM Siap Tambah Produk Baru

Suzuki Ertiga (JIBI/Bisnis Indonesia/Kelik Taryono)Suzuki Ertiga (JIBI/Bisnis Indonesia/Kelik Taryono)

JAKARTA – Pasar kendaraan penumpang multifungsi (MPV) kelas bawah diyakini akan semakin membesar menyusul rencana beberapa prinsipal memasarkan produk baru di segmen ini tahun depan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan MPV kelas bawah sepanjang 9 bulan pertama tahun ini mencapai 241.601 unit, atau tumbuh 20,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 200.696 unit. “Pasar MPV kelas bawah masih prospektif karena sesuai dengan kondisi masyarakat dan alam di Tanah Air,” ungkap Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, Senin (22/10/2012).

Pihaknya akan meluncurkan produk baru di segmen tersebut pada tahun depan yang dipastikan akan menjadi produk MPV pertama Honda dengan harga yang lebih terjangkau setelah sebelumnya mereka meluncurkan mobil kompak Brio dengan harga yang lebih murah. Saat ini, lanjut Jonfis, pihaknya hanya memiliki satu model di segmen MPV kelas atas yakni Freed yang mampu menopang total penjualan Honda selama Januari-September tahun ini yakni sebanyak 46.372 unit.

Dia menjelaskan penjualan Freed selama 9 bulan pertama tahun ini naik hampir dua kali lipat dari 7.340 unit pada periode yang sama tahun lalu menjadi 14.342 unit, atau memberikan kontribusi 30,9% dari total penjualan Honda. “Kami belum menentukan nama dari produk ini. Namun, kami harapkan dia akan memberikan pilihan yang lebih banyak bagi konsumen dan dapat mengikuti kesuksesan Brio,” katanya.

Basahnya pasar MPV kelas bawah telah dirasakan oleh PT Suzuki Indomobil Sales, agen pemegang merek Suzuki di Tanah Air, yang meluncurkan Ertiga di kelas tersebut dan meraih kesuksesan penjualan. Adapun, penjualan Ertiga pada bulan lalu sebanyak 4.846 unit dan diakumulasikan sejak pertama kali diluncurkan pada Maret hingga September mencapai 21.081 unit atau rerata 3.000 unit per bulan. Hal ini membuat pihak Suzuki memaksimalkan kapasitas produksi pabrik mereka di dalam negeri dengan menambah jumlah produksi Ertiga mencapai 5.000 unit per bulan untuk memenuhi permintaan yang terus melonjak.

Beberapa prinsipal lainnya juga berniat memasuki pasar MPV kelas bawah seperti PT Hyundai Mobil Indonesia dan PT General Motors Indonesia yang akan mengusung Chevrolet Spin pada tahun depan. Beberapa varian terbaru ini diyakini bakal meramaikan persaingan MPV murah yang selama ini didominasi duet Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang menguasasi lebih dari 70% total penjualan di segmen tersebut.

Editor: | dalam: Roda 4 |

Bisnis Indonesia

Fatal error: Call to undefined method WP_Error::get_item_quantity() in /home/dotcom/www/solopos/elements/themes/terbaru/widget-bisnis.php on line 8