ROCK IN SOLO
Ribuan Metalhead Berpesta, Cannibal Corpse Top Abis

Grup musik underground asal Amerika Serikat Cannibal Corpse tampil dalam konser Rock in Solo di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu (13/10/2012) malam. Rock in Solo meruapakan gelaran musik rock terbesar di Indonesia yang sudah berlangsung enam kali. (Foto: JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)Grup musik underground asal Amerika Serikat Cannibal Corpse tampil dalam konser Rock in Solo di Alun-alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta, Sabtu (13/10/2012) malam. Rock in Solo meruapakan gelaran musik rock terbesar di Indonesia yang sudah berlangsung enam kali. (Foto: JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)

SOLO–Ribuan metalhead berpesta saat gelaran Rock In Solo 2012 bertajuk Kingdom Metal Fest 2012, Sabtu (13/10/2012) dilangsungkan di Alun-alun Utara Solo.

Sekitar 8.000 orang hadir menyaksikan gelaran tahunan yang diselenggarakan kali keenam di Kota Bengawan.

Penggemar cadas yang hadir dihibur band metal dari dalam negeri antara lain Jasad, Jeruji, Revenge, After Coma, Parau, Speedkill, Bandoso, Spirit of Life, Makam dan Never Again. Metalhead juga dihibur international line up Belligerent dari Australia dan Nafrat dari Singapura.

Aksi pamungkas konser yang berlangsung kurang lebih 12 jam ini ditutup dengan gelaran dari Cannibal Corpse.

Setelah sempat break selama 30 menit, suasana panggung utama Rock In Solo pada Sabtu pukul 22.30 WIB kembali hidup. Ribuan metalhead yang lelah menunggu sambil tiduran di tepi lapangan langsung bangkit dan menyerbu panggung utama ketika Cannibal Corpse tanpa basa-basi langsung menggeber lagu pembuka mereka Death Walking Terror. Suasana yang semula senyap, mendadak riuh oleh sambutan penonton.

Sang vokalis Cannibal Corpse,George ‘Corpsegrinder’ Fisher, memanaskan panggung dengan aksi headbang. Tak mau kalah dengan sang vokalis, Alex Webster, pemegang bass, Patrick O’ Brien dan  Rob Barret, pemegang gitar, juga turut dalam aksi tersebut. Beberapa nomor lagu yang sempat dibawakan band metal asal Amerika ini antara lain Hammer Smashed, A Skull of Mangoes, Enchased in Concentrated dan lain-lain.

Salah seorang penggemar band cadas ini khusus datang ke Kota Bengawan dari Singapura, Damien Tan, 37, ketika ditemui Espos di sela-sela konser mengaku puas dengan aksi band favoritnya tersebut. “It’s my first experience to watch Cannibal Corpse live in concert. It’s a great show. Their musicianship is great,” jelasnya.

Editor: | dalam: Issue |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »