Caption :
Jumat, 5 Oktober 2012 15:51 WIB Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

Guru Cabuli Murid Ditangkap

BOYOLALI – Tega berbuat cabul terhadap salah satu muridnya, seorang guru agama di sebuah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Suroso, 54, dilaporkan kepada pihak berwajib.

Pria yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) itu pun kini ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kasatreskrim, AKP Dwi Haryadi, mengemukakan tersangka ditangkap setelah orangtua korban, sebut saja Bunga, 7, melaporkan perbuatan tersangka kepada polisi. Kejadian tersebut terungkap saat orangtua korban mendapati anaknya terlihat murung dan mengeluhkan kemaluannya yang terasa sakit saat buang air kecil. Lantas, setelah ditanyai kedua orang tuanya, korban mengaku kemaluannya pernah dipegang gurunya.

“Orangtua korban tidak terima dan melapor kepada polisi, dari laporan itu kami melakukan penangkapan tersangka,” jelas Kasatreskrim ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (5/10/2012).

Dari penangkapan tersangka tersebut terungkap bahwa peristiwa itu terjadi awal Oktober 2012 saat pelajaran di sekolah. Kejadian bermula ketika tersangka mengoreksi hasil ulangan. Para siswa, termasuk korban, mendekat kepada tersangka untuk mengetahui hasil ulangan. Saat itulah, tersangka meminta para siswa agar mundur sembari tangannya meraba bagian tubuh sensitif korban. Kejadian itu diulangi tersangka kepada korban hingga dua kali.

Ditemui di sela-sela pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya itu. Pria yang telah memiliki dua anak itu juga mengakui hal itu dilakukannya dua kali. “Saat itu saya khilaf dan saya sangat menyesal,” aku tersangka.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang (UU) No 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp300 juta.

Kasatreskrim menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sebab diduga, perbuatan tersangka tidak hanya dilakukan terhadap satu korban.

”Ada dugaan perbuatan tersangka juga dilakukan terhadap murid lainnya. Saat ini kami sedang melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” imbuh dia. Selain menahan tersangka, polisi juga tengah melakukan visum kepada korban.

Lowongan Pekerjaan
Operator Mesin Cetak, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Teknisi Elektro

    Dibutuhkan 10 Tenaga Teknisi Elektro Lokasi Solo Baru. Hubungi:081329297160…

  • Lowongan Cust Relation Staf

    BUTUH KARYAWAN Untuk Cust Relation Staf : Pendidikan Min SMK Bisa Bahasa Inggris Penampilan menarik Hub:081126…

  • Lowongan Serabutan

    WARUNG MAKAN Kartasura Cari Tenaga Serabutan Wanita, Usia Max 35Th Hubungi : 085643031175…

  • XENIA Li’2005

    XENIA Li’2005 Plat B Jual Cepat Harga 68Jt Hub:081393068448…

  • Lowongan SPV

    SPV Untuk Butik : Pendidikan S1 Punya Motor Memiliki Laptop Usia Min 25Th Islam Memiliki Pengalaman lebih diut…

  • FEROSA’1994

    JUAL CEPAT FEROSA’1994 Plat AD-Solo Ori Kaleng Bagus AC Dingin TP Harga : 52Jt Hubungi : 08172833493…

  • ACCORD’2000

    ACCORD’2000 Exlusive Warna Biru Tua Manual Plat AD Atas nama Sendiri KM:76Rb Istimewa Hubungi: 087736410…

  • CARNIVAL DSL’2001

    CARNIVAL DSL’2001 Warna Hitam Plat AD-Solo Manual Ori Luar Dalam Mesin OK Harga : 55Jt Telp. 0271 –…

    Leave a Reply

    persembahan

    Kolom

    GAGASAN
    Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

    Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

    Switch to mobile version