golkar
Rabu, 3 Oktober 2012 16:52 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS Sukoharjo Share :

7 PK Golkar Ajukan Mosi Tak Percaya

SUKOHARJO–Tujuh dari 12 kepengurus di tingkat kecamatan Partai Golkar (PG) di Sukoharjo mengajukan mosi tidak percaya. Mereka juga mendesak digelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub) jika dalam satu bulan tuntutannya tak dipenuhi.

Tuntutan para pimpinan kecamatan partai golkar (PKPG) itu di antaranya, pelaksanaan program kerja sesuai hasil rakerda (rapat kerja daerah), transparansi keuangan ataupun jatah 20% aspirasi anggota fraksi PG di DPRD meski dikelola oleh partai. Tujuh PKPG itu adalah PKPG Mojolaban, Nguter, Polokarto, Gatak, Bulu, Bendosari dan Sukoharjo.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara PKPG, Suhardi Kumis, Rabu (3/10/2012). Suhardi yang juga Sekretaris PKPG Polokarto didampingi Ketua PKPG Gatak, Suwandi dan Ketua PKPG Polokarto, Wiryanto, menyatakan, surat perihal mosi tidak percaya sudah dilayangkan ke DPD PG Sukoharjo. “Surat serupa juga akan kami kirim ke DPD PG Provinsi Jateng dan DPP,” ujar Suhardi Kumis.

Lebih lanjut Suhardi menjelaskan, ketujuh PKPG menuding pengurus DPD PG Sukoharjo tidak pernah melakukan kegiatan konsolidasi ke kecamatan-kecamatan. “Juga sampai hari ini, belum pernah memberitahukan mengenai keuangan dan aset partai dan pengurus DPD PG Sukoharjo tidak bisa mengarahkan anggota fraksi untuk bekerja sama dengan PKPG.”
Ditambahkan oleh Wiryanto, mekanisme organisasi sering dilanggar.

“Misalkan pengumpulan KTA untuk mendaftar partai ke KPU Sukoharjo belum ada surat resmi dari partai. Pengurus DPD PG sepertinya kalah dengan pengurus fraksi. Padahal fraksi itu kepanjangan dari partai.”

Sementara itu, Ketua DPD PG Sukoharjo, Giyarto saat mengonfirmasi membantah tudingan para PKPG tersebut. Menurutnya, rapat harian yang digelar Rabu merupakan pelaksanaan program rakerda. Menurutnya, rapat harian membahas program kerja sesuai hasil rakerda. “Apa yang dikeluhkan sudah terlaksana. Hari ini (Rabu) juga membahas program ke depan, termasuk HUT PG yang salah satu kegiatannya adalah konsolidasi ke 12 kecamatan.”

Giyarto mengaku sudah menerima surat dari tujuh PKPG tersebut. Mengenai keuangan, ujarnya, sesuai AD/ART laporan keuangan dilaporkan pada rapat pleno, provinsi dan DPP. “Setiap tahun laporan keuangan sudah kami laporkan pada rapat pleno tersebut. Sesuai AD/ART partai laporan keuangan tak sampai ke tingkat kecamatan. Surat sudah kami terima. Apa yang dikeluhkan mereka intinya ada ketersumbatan komunikasi.”

Bagaimana dengan 20% aspirasi yang dikelola partai? Giyarto yang juga anggota DPRD Sukoharjo menjelaskan, setiap anggota Dewan asal PG memiliki tanggung jawab dua kecamatan. Dia meminta anggota Dewan tersebut berkoordinasi dengan PKPG akan aspirasi masyarakat terakomodasi.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. KEBAKKRAMAT ELANG PERKASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…