PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS 2012
Cuma 35% Lolos Passing Grade

cpns

Ilustrasi (JIBI/SOLOPOS)

JAKARTA – Dari sekitar 165.000 peserta tes kompetensi dasar (TKD) CPNS tahun 2012, hanya sekitar 40.000 atau sekitar 35 persen yang memenuhi ambang batas (passing grade) kelulusan. Jumlah itu juga belum bisa memenuhi formasi jabatan, sehingga diperkirakan terdapat sejumlah formasi yang tidak terisi.

Kendati demikian, pemerintah tidak akan menurunkan passing grade. “Wakil Presiden sudah menegaskan agar passing grade tidak diturunkan. Kalau ada instansi yang minta menurunkan untuk jabatan tertentu, saya tidak merekomendasikan,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN dan RB Ramli E. Naibaho dalam rapat koordinasi dengan 41 instansi penyelenggara rekruitmen CPNS, di Jakarta, Senin (25/09) seperti dilansir laman resmi Kemenpan dan RG, www1.menpan.go.id.

Pascapenyerahan hasil pengolahan lembar jawaban komputer (LJK) tes kompetensi dasar (TKD) di BPPT, Rabu tanggal 19 September 2012, instansi penyelenggara rekruitmen CPNS diharapkan segera mengumumkan hasilnya. Namun ternyata sejumlah instansi menyikapinya secara beragam.

Ada yang langsung bereaksi, lantaran banyak lembar jawaban komputer (LJK) yang tidak valid, dan melayangkan surat ke Kementerian PAN dan RB. Namun ada juga instansi yang sama sekali belum menyentuh hasil pengolahan LJK tersebut. Di pihak lain, harus diakui bahwa masyarakat, terutama peserta tes CPNS sangat menunggu hasilnya.

Sebenarnya, Kementerian PAN dan RB, melalui situs www.menpan.go.id juga telah merilis hasil TKD, yang bisa diakses dengan memasukkan nomor tes peserta. Tampilan yang muncul, adalah nilai hasil TKD tanpa ada penjelasan apakah peserta test tersebut lolos atau tidak.

Hal ini beralasan,  karena pihak yang berwenang mengumumkan lulus tidaknya peserta TKD adalah pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing instansi. “Namun kelulusan didasarkan pada nilai ambang batas atau passing grade hasil ujian kompetensi dasar,” ujar Ramli.

Seperti diatur dalam Peraturan Menteri PAN dan RB No. 233 tahun 2012,  apabila jumlah yang memenuhi nilai ambang batas melebihi jumlah formasi jabatan yang telah ditetapkan, maka penetapan selanjutnya berdasarkan rangking nilai tertinggi berurutan nilai berikutnya, sampai dengan jumlah alokasi formasi masing-masing jabatan.

Untuk instansi yang hanya menyelenggarakan TKD, bila jumlah peserta  yang mencapai nilai ambang batas kelulusan sama atau kurang dari jumlah alokasi formasi, maka peserta TKD yang mememuhi passing grade dinyatakan lulus.

“Bisa jadi,  ada formasi yang tidak terisi, kalau ternyata jumlah peserta TKD yang lulus passing grade pada posisi dimaksud kurang dari jumlah formasi yang ditetapkan,” ujar Asisten Deputi SDM Aparatur Nurhayati.

Ditambahkan, kalau peserta yang nilai TKD-nya lebih dari jumlah alokasi formasi yang ditetapkan, maka penentuan kelulusan berdasarkan peringkat nilai tertinggi, mulai dari karakteristik pribadi, intelegensia umum dan wawasan kebangsaan.

Namun, apabila jumlah pelamar yang memenuhi passing grade kurang dari jumah alokasi formasi yang ditetapkan, kekurangan itu dapat diisi dari pelamar jabatan lain yang kualifikasi pendidikannya sama. “Tetapi juga harus memenuhi passing grade,” tambahnya.

Dijelaskan, untuk SLTA/sederajat, passing grade-nya 25 untuk tes karakteristik pribadi, dan masing-masing nilainya 5 untuk intelegensia umum, dan wawasan kebangsaan. Sedangkan untuk  DII/DIII/sederajat, kartakteristik pribadi ditetapkan 27,5; intelegensia umum dan wawasan kebangsaan masing-masing harus 7,5.

Sementara itu untuk S1/ DIV ke atas, karakteristik pribadi minimal harus 30; intelegensia umum 15; dan wawasan kebangsaan 10. Ditambahkan, dari 200 soal dalam TKD, setiap jawaban yang benar mendapatkan nilai 0,5, sehingga kalau benar seluruhnya, total nilainya 100.

Selain passing grade, ada hal lain yang bisa menggugurkan peserta, yang dikategorikan invalid. “Ada ribuan peserta yang invalid,” ujar Nurhayati.

Hal ini terjadi, antara lain karena tidak ada tandatangan di daftar hadir, kurang lengkap pengisian LJK, terbukti melakukan kecurangan dalam  ujian tulis, bisa juga karena  LJK tidak terbaca oleh komputer ketika proses scanning di BPPT,” ujarnya.

Nurhayati juga mengungkapkan, bagi instansi yang menyelenggarakan ujian kompetensi bidang atau test psikologi lanjutan,  peserta yang sudah memenuhi passing grade, dan memenuhi urutan rangking nilai, belum tentu lulus CPNS.

Nilai kelulusan ditentukan berdasarkan peringkat nilai tertinggi dari gabungan nilai TKD dan TKB. Kalau setelah digabung, ternyata ada yang nilainya sama, maka yang lulus adalah peserta yang hasil TKD-nya lebih tinggi.

Dikatakan juga, ada beberapa instansi yang sebelum melaksanakan TKD sudah menyelenggarakan TKB. Misalnya Kementerian Hukum dan HAM yang menyelenggarakan tes kesamaptaan/tes fisik. Dalam hal ini, meski sudah lulus TKB, tetapi ternyata tidak lolos TKD, maka pelamar dimaksud harus dinyatakan tidak lulus.

Berita Terkait

Editor: | dalam: Peristiwa |

3 Komentar pada “PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS 2012: Cuma 35% Lolos Passing Grade”

  1. yeyen
    26 September 2012 pukul 17:05

    passing gradenya apakah seperti UAN? yang apa bila salah satu nilai tidak memenuhi ambang batas yang telah ditentukan langsung dinyatakan tidak lolos? atau didasarkan pada jumlah total dari ketiga nilai tersebut..tq

  2. MURYATI
    27 September 2012 pukul 11:19

    Saya bingung, yang bener Passing grade untuk S1, karakteristik pribadi minimal harus 30; intelegensia umum 15; dan wawasan kebangsaan 10 ataukah karakteristik pribadi minimal harus 25; intelegensia umum 10; dan wawasan kebangsaan 10?? Soalnya ditempat kami Kabupaten Musi Rawas berdasarkan pengumuman BKPP yang saya lihat di BKPP tgl 22-09-12 kok passing grade yang masuk kategori M (memenuhi) adalah karakteristik pribadi minimal harus 25; intelegensia umum 10; dan wawasan kebangsaan 10. Kalau memang pasingg gradenya , karakteristik pribadi minimal harus 30; intelegensia umum 15; dan wawasan kebangsaan 10 maka harusnya untuk formasi guru TIK tidak ada yang memenuhi. Tapi mengapa ada 3 peserta yang masuk kategori M (MEMENUHI)???????

  3. tian
    21 Oktober 2012 pukul 09:38

    spertinya permasalahan yg sekarang adalah,..peserta invalid lulus TKD,..padahal sdh dijelaskan peserta invalid sdh pasti dinyatakan tidak lolos,.tapi kenyataannya peserta invalid malah lolos,..

    mungkin evaluasi bagi panitia pelaksana CPNS berikut,..agar passing grade ini dapat di informasikan kpd peserta CPNS shg peserta bs menyiapkan diri lebih matang,..tdk sperti tahun ini,..karna banyak yg tdk memenuhi passing grade banyak yg tdk lolos,.ini karna peserta tdk tau menau terkait passing grade,..kalo kejadian ini tiap thn terjadi,.kasian jg negara,.biaya terbuang banyak karna peserta yg lulus sedikit,..tdk sebanding antara biaya yg dikeluarkan dgn hasil yg dicapai,..ckckckckkk,..itu kalo saran dr saya,..

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris

    No items.

Menarik Juga »