24kambing
Minggu, 23 September 2012 13:16 WIB Tika Sekar Arum/JIBI/SOLOPOS Wonogiri Share :

Jelang Idul Adha, Harga Ternak Naik 30%

Pedagang di Pasar Kambing Wonokarto menawarkan kambing dagangannya di pasar setempat, Sabtu (22/9). Saat ini harga kambing mulai naik 20%-30%. (JIBI/SOLOPOS/Tika Sekar Arum)

WONOGIRI—Sebulan jelang Idul Adha harga ternak di pasaran Kabupaten Wonogiri mulai naik antara 20%-30%. Kenaikan harga dibarengi kenaikan permintaan terutama dari luar kota, seperti terlihat pada data pos lalu lintas ternak.

Pedagang kambing di Pasar Wonokarto, Yanto Widodo, mengatakan kenaikan harga ternak mulai terasa sepekan terakhir. Kenaikan harga dalam kurun waktu itu bervariasi antara 20%-30%. Sebagai contoh, kambing yang semula dijual Rp900.000 kini dilepas ke pasaran dengan harga Rp1,1 juta. Jenis kambing lain yang biasanya dijual Rp750.000 kini laku Rp900.000.

Kenaikan harga juga terjadi pada sapi. “Sapi yang harganya Rp7 juta-Rp8 juta sekarang ini sudah naik jadi Rp9 juta, nanti bisa lebih mahal lagi mendekati hari raya. Kambing juga kalau sudah mencapai puncaknya harganya bisa naik sampai hampir 70%,” terang Yanto, saat ditemui Solopos.com di Pasar Kambing Wonokarto, Sabtu (22/9).

Tak hanya harga, kenaikan permintaan ternak untuk kurban juga mulai dirasa pedagang. Yanto menjelaskan permintaan kambing dari luar wilayah Wonogiri mulai banyak mengalir. Di samping itu, dia juga banyak melayani permintaan para perantau yang berniat berkorban di kampung halaman masing-masing. Saat ini, Yanto mengaku permintaan ternak meningkat 50% dibanding hari biasa.

Kenaikan harga dan permintaan ternak diakui pedagang lain, warga Kecamatan Jatipurno, Marjono. Dia mengatakan satu dari tiga ekor kambing usia muda yang dia bawa laku terjual. Menurutnya, beberapa pembeli sengaja membeli ternak usia muda lantaran ingin dirawat dan dipelihara dulu sebelum dikorbankan. Di pasar tersebut, Marjono mengaku tidak hanya melayani pembeli lokal melainkan juga konsumen dari luar Wonogiri, seperti Sukoharjo, Bekonang dan Tawangsari.

lowongan kerja
lowongan kerja SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Ngutang

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Selasa (18/7/2017). Esai ini karya Ronny P. Sasmita, Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia dan Analis Ekonomi BNI Securities Jakarta Barat. Alamat e-mail penulis adalah ronny_sasmita@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Banyak kawan yang bertanya kepada saya, mengapa pemerintah memperlebar…