Jelang Idul Adha, Harga Ternak Naik 30%

24kambing

WONOGIRI—Sebulan jelang Idul Adha harga ternak di pasaran Kabupaten Wonogiri mulai naik antara 20%-30%. Kenaikan harga dibarengi kenaikan permintaan terutama dari luar kota, seperti terlihat pada data pos lalu lintas ternak.

Pedagang kambing di Pasar Wonokarto, Yanto Widodo, mengatakan kenaikan harga ternak mulai terasa sepekan terakhir. Kenaikan harga dalam kurun waktu itu bervariasi antara 20%-30%. Sebagai contoh, kambing yang semula dijual Rp900.000 kini dilepas ke pasaran dengan harga Rp1,1 juta. Jenis kambing lain yang biasanya dijual Rp750.000 kini laku Rp900.000.

Kenaikan harga juga terjadi pada sapi. “Sapi yang harganya Rp7 juta-Rp8 juta sekarang ini sudah naik jadi Rp9 juta, nanti bisa lebih mahal lagi mendekati hari raya. Kambing juga kalau sudah mencapai puncaknya harganya bisa naik sampai hampir 70%,” terang Yanto, saat ditemui Solopos.com di Pasar Kambing Wonokarto, Sabtu (22/9).

Tak hanya harga, kenaikan permintaan ternak untuk kurban juga mulai dirasa pedagang. Yanto menjelaskan permintaan kambing dari luar wilayah Wonogiri mulai banyak mengalir. Di samping itu, dia juga banyak melayani permintaan para perantau yang berniat berkorban di kampung halaman masing-masing. Saat ini, Yanto mengaku permintaan ternak meningkat 50% dibanding hari biasa.

Kenaikan harga dan permintaan ternak diakui pedagang lain, warga Kecamatan Jatipurno, Marjono. Dia mengatakan satu dari tiga ekor kambing usia muda yang dia bawa laku terjual. Menurutnya, beberapa pembeli sengaja membeli ternak usia muda lantaran ingin dirawat dan dipelihara dulu sebelum dikorbankan. Di pasar tersebut, Marjono mengaku tidak hanya melayani pembeli lokal melainkan juga konsumen dari luar Wonogiri, seperti Sukoharjo, Bekonang dan Tawangsari.

Editor: | dalam: Wonogiri |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »