Enam Kios Pasar Juwangi Terbakar

kebakaran pasar

BOYOLALI-Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Boyolali. Informasi yang diterima Solopos.com, Sabtu (22/9), kebakaran terjadi di Pasar Juwangi, Jumat (21/9) sore. Diduga, kebakaran terjadi karena api dari tempat pembuangan sampah (TPS) yang berada tak jauh dari lokasi pasar, menyambar enam kios yang berada dalam satu deret di dalam pasar tersebut.

Dua kios yang terbakar diketahui milik Marmi, warga Desa Juwangi, sementara empat kios lainnya, masing-masing milik Sumeki, warga Desa Juwangi; Rahmawati, warga Desa Juwangi; Maryanto, warga Desa Juwangi dan Endang, warga Desa Jerukan, Kecamatan Juwangi.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sejak pagi, pasar dalam keadaan sepi karena Jumat itu bukan hari pasaran, sehingga tak banyak pedagang yang beraktivitas di tempat tersebut. Namun kerugian materiil yang ditanggung para pemilik kios diperkirakan mencapai Rp53 juta. Selain kerusakan pada bangunan kios, barang dagangan milik Marmi, ludes terbakar. Kebakaran kali pertama diketahui salah satu pedagang, Parmin, dan petugas kebersihan Pasar Juwangi, Slamet.

Dalam laporannya ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Camat Juwangi, Marjono, menyebutkan setelah mendapatkan laporan terjadinya kebakaran di pasar tersebut, pihaknya langsung ke lokasi kejadian. Saat itu warga secara gotong royong memadamkan api secara manual.

“Kami sudah mendata kerugian akibat kebakaran dan mengimbau warga agar berhati-hati dalam membuang sampah dan membakar sampah,” ujar Camat kepada wartawan, Sabtu.

Sementara itu, Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, melalui Kapolsek Juwangi, AKP Purnomo mengatakan, kebakaran tidak sampai membakar habis pasar tradisional itu.

“Kebakaran hanya satu deret los yang terdiri dari enam kios. Diduga kebakaran berasal dari TPS di dekat los itu,” terang Kapolsek.

Editor: | dalam: Boyolali |

Bisnis Indonesia

Fatal error: Call to undefined method WP_Error::get_item_quantity() in /home/dotcom/www/solopos/elements/themes/terbaru/widget-bisnis.php on line 8