Rudy Jadi Walikota
Gantian Solo Dipimpin Berkumis

Fauzi Bowo (baju putih) dan Hadi Rudyatmo (mengenakan beskap) (Foto:@andymse/Twitter)Fauzi Bowo (baju putih) dan Hadi Rudyatmo (mengenakan beskap) (Foto:@andymse/Twitter)

SOLO—Kemenangan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilgub putaran II DKI Jakarta berpengaruh dengan kelanjutan pemerintahan di Solo. Jokowi nantinya akan menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Berdasarkan UU Pemerintahan Daerah No 32/2004, Wakil Walikota otomatis naik pangkat menjadi Walikota setelah disetujui rapat paripurna DPRD. Dalam hal ini, Solo nantinya dipimpin Wakil Walikota yakni FX Hadi Rudyatmo (Rudy).

Rudy pria kelahiran Solo, 13 Februari 1960 ini merupakan wakil walikota, pendamping Jokowi untuk masa jabatan 2005-2010 dan 2010-2015. Rudy yang juga Ketua DPC PDIP Solo ini selama ini seperti diketahui masyarakat, identik dengan kumis tebal.  Ini berkebalikan dengan Jokowi yang tak pernah berkumis.

Soal kumis ini menjadi menarik, pasalnya pada Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu rival Jokowi pun yakni Foke yang juga Gubernur DKI  identik dengan kumisnya. Hingga muncul jargon kotak-kotak versus berkumis selama gelaran Pilgub Jakarta berlangsung.

Pascakemenangan Jokowi, kini giliran Solo dipimpin sosok berkumis. Ini menggelitik beberapa penghuni Twiterland @soloposdotcom. Bagaimana komentar mereka?

 @jpoerwo, “Ganti slogan Solo berseri jadi Solo berkumis: bersih kuat&dinamis”

@nden, “Yg penting kumisnya beda model :D kumisnya pak rudy lebih lebar” @soloposdotcom Giliran Solodipimpin pria berkumis. Pendapat Anda?”

@hexzha, “Ga ada lo ga rame RT @soloposdotcom Giliran Solo dipimpin pria berkumis. Pendapat Anda?”

@AlfanAE, “cukur kumisnya? RT @soloposdotcom Giliran Solo dipimpin pria berkumis. Pendapat Anda?”

@juansusanto,” berkumis kotak-kotak :))”

@nabilla0414, LOL -__-” RT @soloposdotcom Giliran Solo dipimpin pria berkumis. Pendapat Anda?”

@iixsick, “Semoga nasibnya gak kayak pas beliau menangani persis solo.. :D”

Sebagaimana diketahui berdasarkan UU Pemerintah Daerah itu pula, masa jabatan Jokowi-Rudy yang masih tersisa 2,5 tahun, maka kepala daerah baru harus menunjuk wakil walikota baru agar tak terjadi kekosongan jabatan. Dalam waktu-waktu mendatang dinamika politik Solo bakal diwarnai dengan isu pendamping Rudy. Kita tunggu saja!

Editor: | dalam: Pilkada |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »