‘Kebakaran’ di Hotel Sahid Jaya, Tamu dan Warga pun Panik

Petugas pemadam kebakaran melakukan simulasi pemadaman api dan evakuasi korban di Sahid Jaya Hotel, Solo, Sabtu (15/9/2012). Simulasi dilakukan untuk menambah kesiapsiagaan petugas hotel karena kebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)Petugas pemadam kebakaran melakukan simulasi pemadaman api dan evakuasi korban di Sahid Jaya Hotel, Solo, Sabtu (15/9/2012). Simulasi dilakukan untuk menambah kesiapsiagaan petugas hotel karena kebakaran bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)

Kepanikan tiba-tiba terjadi di Hotel Sahid Jaya Solo, ketika seluruh alarm di seluruh ruangan hotel tersebut berbunyi. Sabtu (15/9/2012), sekitar pukul 09.30 WIB telah terjadi ‘kebakaran’ di salah satu kamar di lantai 11 hotel bintang lima tersebut. ‘Kebakaran’ terjadi ketika di hotel tersebut tengah berlangsung beberapa agenda meeting. Dan saat itu, tingkat okupansi mencapai 80%.

Kabar ‘kebakaran’ langsung didengar General Manager (GM) Hotel Sahid Jaya Solo, Martono Saputro. Dia pun sigap menghubungi Unit Pemadam Kebakaran.

Tidak hanya dari karyawan, kepanikan juga dialami para tamu hotel. Beberapa tamu hotel mencoba berlarian ke luar gedung. Kepanikan semakin terasa ketika satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil evakuasi datang ke halaman parkir hotel tersebut.

Dari luar, mobil evakuasi mencoba mengarahkan tangga evakuasi ke jendela lantai tiga gedung. Sementara, beberapa petugas pemadam kebakaran mencoba menembus tingginya gedung melalui tangga darurat. Dari tangga darurat itu pun, beberapa tamu hotel masih ada yang mencoba bergegas ke luar. Mereka sangat panik dan sangat penasaran. “Apa sebenarnya yang menimpa hotel ini?” kata salah seorang tamu.

Di lobi hotel, ada salah seorang petugas hotel yang mencoba mencegah keluar para tamu sembari menyampaikan bahwa hotel tersebut sedang melakukan simulasi Fire Warden Training, yaitu simulasi menangani kebakaran.

Tapi, tidak semua tamu percaya dan terus diselimuti rasa panik. “Padahal, kami sudah mencoba menginformasi agenda simulasi ini, tapi ada pula tamu yang belum tahu. Jadi mereka ada yang benar-benar panik,” kata Public Relations Manager Sahid Jaya Solo, Anna Marita.

Proses evakuasi terjadi sekitar 70 menit. Beberapa tamu yang baru menyadari bahwa itu hanya simulasi ada yang sempat marah dan mengaku sangat panik, karena tidak tahu sebelumnya. Tidak hanya mengundang perhatian tamu hotel. Agenda simulasi pemadaman kebakaran itu menarik perhatian warga yang melintas di Jl Gajah Mada. Ratusan warga dan masyarakat pun menyemut di depan hotel menyaksikan proses evakuasi.

Martono Saputro mengatakan, agenda Fire Warden Training di Hotel Sahid Jaya Solo ini sudah kali ketiga dilakukan di tahun 2012. Yang pertama dan kedua, materi pelatihan masih berupa teori dilanjutkan praktek pemadaman api kecil. Kali ini, hotel tersebut mencoba melakukan simulasi langsung dengan tim pemadam kebakaran.

Anna menambahkan, dari penilaian tim pemadam kebakaran, Hotel Sahid Jaya Solo sudah memiliki sistem fire warden dan alat-alat pemadam kebakaran yang dimiliki hotel sudah sangat memadai.

Editor: | dalam: Solo |

Berita Terkait

    Iklan Cespleng
    Menarik Juga »