INVESTASI
Pabrik Semen di Wonogiri Butuh Rp7 Triliun

ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)

ilustrasi (JIBI/SOLOPOS/Dok)

WONOGIRI-—Rencana invetasi PT Sri Rejeki Isman (Sritex) yang menggandeng produsen semen asal India, PT Ultra Tech Cement, untuk membangun pabrik semen berlanjut. Rabu (12/9/2012), perusahaan itu melakukan presentasi kemajuan eksplorasi batu gamping dihadapan bupati dan dinas terkait.

Bupati Wonogiri, Danar Rahmanto, mengatakan pembangunan pabrik semen yang belum dipastikan lokasinya itu bakal makan dana sekitar Rp7 triliun. Pabrik direncanakan mulai berproduksi 2015.

“Pertemuan tadi hanya penyampaikan kemajuan hasil eksplorasi. Intinya mereka memastikan potensi batu gamping Wonogiri sangat besar dan mencukupi. Bahkan untuk produksi 100 tahun enggak akan habis,” jelas bupati, saat ditemui wartawan seusai mengikuti pertemuan di Ruang Data Sekda Pemkab Wonogiri, Rabu.

Danar menjelaskan semula pemkab memberikan izin usaha pertambangan (IUP) eksplorasi di areal seluas 10.000 hektare di Giriwoyo, Giritontro, Paranggupito, Pracimantoro, dan Eromoko. Namun, dari penjelasan investor, pabrik semen tersebut hanya akan menggunakan sekitar 500 hektare untuk operasi produksi. Lokasi pengambilan batu gamping masih dalam kajian. Lokasi itu yang akan menentukan di mana pabrik semen dibangun.

Lebih jauh, disinggung mengenai lokasi pelabuhan untuk kemudahan bongkar muat pabrik semen tersebut bupati memastikan lokasi pelabuhan juga masih dalam kajian. Wonogiri sendiri mengusulkan sejumlah titik, salah satunya Pantai Waru.

“Mereka masih mempertimbangkan akan mengambil lokasi di Kabupaten Wonogiri, Pacitan, atau Gunung Kidul,” ujar dia.

Kendati belum pasti, bupati menegaskan keberadaan pabrik di Wonogiri saja telah memberi keuntungan luar biasa terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, pabrik semen tersebut membutuhkan tenaga langsung sedikitnya 2.000 orang. Di samping itu, masih ada ribuan orang tenaga yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas pendukung produksi.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Wonogiri, Setyo Sukarno, yang juga mengikuti pertemuan tersebut menyatakan dukungan atas masuknya investasi pabrik semen dan pelabuhan. Namun, dia mengingatkan pihak terkait untuk menetapkan rencana pekerjaan yang gamblang agar pihaknya bisa memberikan dukungan secara penuh. Hal itu terkait dengan penganggaran dana pendukung misalnya untuk mempersiapkan infrastruktur jalan.

Sejauh ini jumlah perusahaan yang melakukan investasi di Wonogiri terus bertambah. Selain perusahaan yang bergerak di tambang emas mulai banyak perusahaan yang menggarap potensi lain, salah satunya batu gamping.
Berdasarkan data Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) ada 12 perusahaan yang menggarap pertambangan di Wonogiri. Dua di antaranya perusahaan sama yang mengantongi sekaligus IUP eksplorasi dan IUP Operasi produksi, yaitu CV Putra Kahyangan Tirtomoyo. PT Ultra Tech adalah satu-satunya perusahaan besar yang menggarap batu gamping.

Editor: | dalam: Wonogiri |

13 Komentar pada “INVESTASI: Pabrik Semen di Wonogiri Butuh Rp7 Triliun”

  1. nugroho
    12 September 2012 pukul 21:15

    Jika senior2ku; Mas Danar, Mas Patrem dan para pengampu dan pemangku kebijakan Wonogiri tetap menghargai putra2 daerahnya, saya siap pulang kampung untuk mendedikasikan hasil pendidikan, ilmu, dan pengalaman saya.

  2. Solocaver
    12 September 2012 pukul 21:51

    Sebuah Awal kehancuran…trus apa fungsi museum karst, apa hanya jadi monumen karst gunung sewu…?…trus mau dikorbankan demi kemakmuran 100 tahun…gunung sewu untuk selamanya bos:!!!!

    • bocah ndeso
      16 Desember 2012 pukul 19:23

      Blm dibangun ist kokean komentar brow!!!lha wong kui kpne drg jelas wacana gampang wong rakulakan

  3. CahPraci
    13 September 2012 pukul 10:54

    Mas Danar ojo keblinger, tolak jika ini di plot di Wonogiri… Karst Gunung Sewu itu kebanggaan kita dimata Internasional.. ra tau ndelok National Geograpic saja’e iki.. klo ini jadi dibangun, bisa dikecam dunia mass..
    - nugroho: ilmu yg gimana mas?..

    • solocaver
      13 September 2012 pukul 17:49

      setuju buat young praci (cah praci)..sanadyan adoh ratu larang banyu…sek penting ora adol watu…memangku hayuning bawono…ikut melestarikan bumi save the eart boso kerenya

  4. joni
    13 September 2012 pukul 14:33

    waduh bakalan ra iso caving meneh ki yen sido di bangun pabrik semen,po ra mesakne penduduk sing bergantung karo sistem air bawah tanah pak?100 thn kemakmuran buat yg di kota lha sing neng kawasan karst sengsara 100 thn pak

  5. Jessie
    15 September 2012 pukul 12:47

    Kapan pemerintah memperhatikan nasib guru WB? Guru WB bukan hanya mendapat upah yg minim saja, akan tetapi beban tanggung jawab pekerjaan jauh lebih besar dibanding guru PNS bersertifikasi.
    Guru WB datang telat sehari saja, masyarakat berani memprotes. Yang PNS kok enggak? Enggak FAIR>>>>

  6. Ristanto
    4 Oktober 2012 pukul 22:57

    Sebagai putra asli wonogiri yg saat ini juga berkecimpung di industri semen, harus dipikirkan benar2 tentang dampak negatifnya,terutama aspek air tanah mengingat industri semen membutuhkan banyak air, selain itu kawasan wonogiri merupakan daerah dengan fenomena karst unik yg diakui oleh internasional..oleh karena itu jangan hanya dampak ekonomi saja tetapi harus dilihat juga dampak lingkungannya. Apalagi dalam proses AMDALnya tidak dikerjakan dengan studi yg mendalam.

    • bocah ndeso
      16 Desember 2012 pukul 19:27

      +tinking aj brow knp tidak yen lebih maju!makane knp wonogiri ra maju2 lha wong menyerah sebelum bertanding!investor drg maju wis dipasangi clurit

  7. frans
    26 Oktober 2012 pukul 19:34

    TOLAK PABRIK SEMEN DI WONOGIRI!!!!
    MERUSAK LINGKUNGAN, MENYENGSARAKAN RAKYAT!!!

    • bah rum
      20 Juni 2013 pukul 16:09

      betul…

  8. fajar
    16 Desember 2012 pukul 19:21

    Durung sido dibangun komentar wae!!!ngomong gampang wong rakulakan brow.bravo wonogiri

  9. daniel
    30 Mei 2013 pukul 22:59

    Kelangsungan hidup rakyat jauh lebih berharga dibanding sekedar investasi dan eksplorasi.Dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat.

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

Menarik Juga »