Teknisi dari PT Alexis Perdana Mineral (APM) tengah memonitor kegiatan eksplorasi di areal pertambangan Desa Jendi, Selogiri. (Foto: Dokumentasi) Teknisi dari PT Alexis Perdana Mineral (APM) tengah memonitor kegiatan eksplorasi di areal pertambangan Desa Jendi, Selogiri. (Foto: Dokumentasi)
Senin, 10 September 2012 20:47 WIB Tika Sekar Arum/JIBI/SOLOPOS Wonogiri Share :

Potensi Pertambangan Wonogiri Luar Biasa!

Teknisi dari PT Alexis Perdana Mineral (APM) tengah memonitor kegiatan eksplorasi di areal pertambangan Desa Jendi, Selogiri. (Foto: Dokumentasi)

WONOGIRI–Potensi pertambangan di Kabupaten Wonogiri luar biasa! Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (PESDM) Wonogiri, Arso Utoro, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pertambangan Dinas, Patrem Joko Priyono, saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin (10/9/2012), menyebutkan potensi itulah yang diminati para investor.

Di antaranya berupa tambang logam emas, tembaga, seng, timbal dan mangan. Dari lima logam itu, potensi emas di Wonogiri diprediksi paling tinggi yakni mencapai 1,5 juta ton tersebar di empat kecamatan; Selogiri, Jatiroto, Karangtengah dan Tirtomoyo.

Eksplorasi emas saat ini dilakukan dua perusahaan besar, yakni PT Aneka Tambang yang menggarap 5.711 hektare areal di Jatiroto, Jatisrono dan Tirtomoyo; dan PT Alexis Perdana Minerals dengan areal 3.928 hektare di Selogiri, Wonogiri dan Wuryantoro.

“Selain itu masih ada tambang rakyat yang melibatkan sampai ratusan orang. Itu tersebar di Selogiri bisa menghasilkan 10 kg emas per tahun dan di Jatiroto 15 kg per tahun. Masih ada lagi di Hargosari, Tirtomoyo,” terang Patrem.

Sementara itu, dengan segera disahkannya rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai pertambangan diyakini Patrem akan mendukung pengembangan usaha pertambanagan di Wonogiri. Pasalnya, raperda mengatur secara detail semua hal terkait usaha tersebut.

Soal eksplorasi misalnya, perusahaan memiliki pegangan batas waktu melakukan kegiatan. Untuk eksplorasi mineral logam diizinkan maksimal 8 tahun dengan luas areal maksimal 50.000 hektare. Sedangkan untuk operasi produksi (bukan eksplorasi, seperti SOLOPOS 10/9) diizinkan selama 20 tahun untuk luas lahan maksimal 25.000 hektare dan bisa diperpanjang dua kali.

lowongan kerja
lowongan kerja SPBU ARDIFA GRUP, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…