Bupati yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Pramuka 1111 Sukoharjo, Wardoyo Wijaya (tengah) menyerahkan pin penghargaan melati kepada aktivis pramuka di Lapangan Jombor, Bendosari, Sukoharjo, Senin (3/9/2012). (Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS) Bupati yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Pramuka 1111 Sukoharjo, Wardoyo Wijaya (tengah) menyerahkan pin penghargaan melati kepada aktivis pramuka di Lapangan Jombor, Bendosari, Sukoharjo, Senin (3/9/2012). (Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS)
Senin, 3 September 2012 13:11 WIB Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS Sukoharjo Share :

Wujudkan Kabupaten Pramuka, PNS Sukoharjo Wajib Pakai Seragam Pramuka

Bupati yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Kamabicab) Pramuka 1111 Sukoharjo, Wardoyo Wijaya (tengah) menyerahkan pin penghargaan melati kepada aktivis pramuka di Lapangan Jombor, Bendosari, Sukoharjo, Senin (3/9/2012). (Trianto Hery Suryono/JIBI/SOLOPOS)

SUKOHARJO--Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mencanangkan wilayahnya menjadi kabupaten pramuka. Karenanya, orang pertama di tubuh eksekutif Sukoharjo itu, membuat kebijakan pengenaan seragam pramuka bagi semua pegawai di lingkungan Pemkab Sukoharjo.

Selain itu, Bupati meminta agar pengurus gugus depan di setiap desa/kelurahan terbentuk pada 2013.

“Bagi PNS nonpendidikan, setiap tangga 14 memakai seragam pramuka sedangkan bagi guru PNS, GTT (guru tidak tetap) dan pegawai di dinas pendidikan selain tanggal 14 juga setiap Jumat mengenakan seragam pramuka,” tegasnya.

Penegasan Bupati yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang(Kamabicab) Pramuka 1111 Sukoharjo itu disampaikan saat menjadi pembina upacara HUT ke-51 Gerakan Pramuka di Lapangan Jombor, Desa Bendosari, Sukoharjo, Senin (3/9/2012).

Dalam kesempatan itu ia juga mengungkapkan gerakan pramuka tetap relevan dan tidak lekang oleh perkembangan jaman. Bupati berharap, pengurus pramuka gugus depan segera dibentuk pada 2013.

“Fakta menunjukkan gerakan pramuka bisa membangun manusia berkarakter. Tidak hanya cerdas tetapi memiliki kepribadian tangguh, juga mampu menjaga kekompakan dan persatuan. Ke depan, hanya pemuda yang sanggup menghadapi tantangan globalisasi. Kami berharap gerakan pramuka ikut mempercepat pembentukan karakter tersebut.”

Usai upacara, Bupati bersama Ketua Kwarcab 1111 Sukoharjo, Haryanto dan Muspida menyerahkan pin dan piagam penghargaan melati kepada 31 aktivis pramuka di Sukoharjo.

lowongan kerja
lowongan kerja PT.DISTRIVERSA BUANAMAS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Banner Toko

Kolom

GAGASAN
Melawan Hoax Marketing

Gagasan Solopos, Jumat (3/2/2017), Ginanjar Rahmawan, dosen Bisnis dan Kewirausahaan STIE Surakarta yang juga mahasiswa S3 Community Development for SME’s UNS Solo. Beralamat email di rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO — Minggu lalu, 8 Januari 2017, masyarakat anti hoax mendeklarasikan gerakan melawan…