PILKADA JAKARTA
Foke Minta Warga Jakarta Jangan Mau Dikotak-kotakkan

Fauzi BowoFauzi Bowo (Dokumentasi)

Fauzi Bowo

Fauzi Bowo (Dokumentasi)

JAKARTA–Sindiran politik dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Yang disasar tak lain tentu lawan politiknya. Kali ini Foke berbicara soal kotak-kotak yang identik dengan lawannya di Pilgub DKI, Jokowi. Apa kata Foke?

“Saya ingin bicarakan soal kebersamaan. Ya seperti kata Hidayat Nur Wahid dari PKS bilang warga Jakarta jangan mau di kotak-kotakkan. Saya hanya mengulang apa yang dia bilang. Saya harap Ibu-ibu, Bapak-bapak menyimak ini,” kata Foke.

Foke menyampaikan itu dalam sambutan di acara pemecahan rekor MURI Ketupat terbesar di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (30/8/2012).

Foke juga menyampaikan sejumlah pesan. Dia berharap saat Pilgub nanti, masyarakat bisa tenang tidak terpancing dengan isu-isu liar.

“Saya harap warga terus maju dan sejahtera. Karena di tangan Ibu-ibu dan Bapak-bapak lah kesejahteraan Kota Jakbar ini,” imbuhnya.

Yang menarik warga sempat ditagih Foke soal kue bernomor satu. Tak lama muncul kue ketupat nomor satu. “Ini kue nomor berapa?” tanya Foke.

“Nomor satu,” teriak warga yang disambut tepuk tangan warga yang hadir.

“Saya harap mendukung pelaksanaan Pilkada dengan baik, jaga ketenangan. Dan untuk yang milih siapa, saya serahkan ke Ibu-Bapak semua untuk yang lebih baik bagi Jakarta,” tutur Foke.

Lowongan Kerja
Bank Bukopin, informasi selengkapnya

KLIK DISINI

Editor: | dalam: Pilkada |

4 Komentar pada “PILKADA JAKARTA: Foke Minta Warga Jakarta Jangan Mau Dikotak-kotakkan”

  1. sukma.sejati
    31 Agustus 2012 pukul 18:03

    Yang pakai baju kotak kotak Jokowi & Ahok , Yang terancam di Kotakan adalah koruptor, Yang menkotak kotakan rakyat Jakarta adalah dia yang menjadikan SARA sebagi senjata kampanye… mau contoh : loe muslim & loe kafir, loe pendatang & gue pribumi, loe china & ane arab.. DLL… ha ha ha…. Blunder lagi…

  2. pa la 2
    1 September 2012 pukul 12:00

    arep dadi penguasa wekok dadak nyerang koncone dwe kabeh ki sedulur,ayo sing rukun mengko nak katon sak tenane.yen resik kan dinggo yo kepenak.mugo wae sing dadi sing resik.klambi kotak lawas wae yen resik dinggo kepenak.opo maneh yen resik tur anyar.

  3. sabeni
    4 September 2012 pukul 16:50

    bener tu kata bang foke masyarakat JAKARTA jangan mau di atur atau dikotak-kotak…aturan,hukum dan kebijakan bisa menyempitkan HAM mending kita seenaknya aja tanpa aturan dan hukum kan seru…gkgkgkg

  4. dwy
    4 September 2012 pukul 16:56

    hidup foke…kita mzarakat jakarta gk mau dikotak-kotak apalagi di atur…seenakna aja

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Menarik Juga ยป