ARUS MUDIK DAN BALIK
Angka Kecelakaan di Solo Menurun

Petugas Dishub berjaga di lokasi kecelakaan di daerah Kleco, Kamis (24/8/2012) dini hari. Bus Aneka Jaya jurusan Jakarta-Pacitan bernopol AE 7074 UX menabrak mobil Xenia bernopol H 8741 PR yang berhenti di traffic light. (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)Petugas Dishub berjaga di lokasi kecelakaan di daerah Kleco, Kamis (24/8/2012) dini hari. Bus Aneka Jaya jurusan Jakarta-Pacitan bernopol AE 7074 UX menabrak mobil Xenia bernopol H 8741 PR yang berhenti di traffic light. (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)

SOLO–Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Solo selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2012 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2011, angka kasus kecelakaan lalu lintas di Solo mencapai 21 peristiwa, sedangkan kecelakaan pada 2012 ini cenderung menurun yang mencapai 12 kejadian. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Yang ada hanya luka ringan sebanyak 19 orang. Sedangkan luka berat nihil,” papar Kabag Ops Polresta Solo, Kompol Arif Joko Saptono, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjima’in, saat ditemui wartawan di Mapolresta Solo, Jumat (24/8/2012).

Menurut Arif, kecelakaan pada 2011 mencapai 21 kejadian dengan korban meninggal dunia dua orang. Adapun luka ringan mencapai 20 orang dengan korban luka berat hanya satu orang. “Pada arus Lebaran ini memang terjadi kecelakaan. Namun tidak ada korban jiwa,” timpal Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Matrius.

Sementara berdasarkan data yang diperoleh dari Polda Jawa Tengah terhitung 11-21 Agustus 2012. Angka kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia terbanyak terjadi di wilayah Kendal yang mencapai 10 orang. Kemudian disusul wilayah Banyumas dan Grobogan dengan total korban meninggal dunia delapan orang.

Editor: | dalam: Hukum |
Menarik Juga »