GUNUNG TARUWONGSO Mulai Ramai Dikunjungi Wisatawan

Pemandangan yang nampak dari puncak Gunung Taruwongso, di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Minggu (19/8/2012). (Dian Dewi Purnamasari/JIBI/SOLOPOS) Pemandangan yang nampak dari puncak Gunung Taruwongso, di Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Minggu (19/8/2012). (Dian Dewi Purnamasari/JIBI/SOLOPOS)

SUKOHARJO—Objek wisata alam dan ziarah makam Gunung Taruwongso di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo mulai ramai dikunjungi wisatawan, Minggu (19/8/2012).

Taruwongso adalah kawasan pegunungan batu yang terdapat di Desa Watubonang, Kecamatan Tawangsari. Pada puncak gunung, terdapat gardu pandang dan tumpukan bebatuan. Pengunjung pun dapat melihat pemandangan sawah dan perumahan yang terhampar luas di tempat tersebut. Untuk menuju puncak, pengunjung harus menaiki puluhan anak tangga terlebih dahulu.

“Kalau malam lebih bagus lagi. Lampu-lampu dari Pabrik Sritex dan Sukoharjo terlihat jelas, seperti bintang yang menyala,” ujar salah satu pedagang di kawasan objek wisata itu.

Tak hanya pemandangan, di kaki gunung terdapat makam Ki Ageng Banjaransari. Penjaga makam, Kamto Pawiro, mengatakan berdasarkan penuturan juru kunci terdahulu, Ki Ageng Banjaransari adalah keturunan dari Raja Kerajaan Majapahit, Brawijaya.

Sementara Pengelola Taruwongso, Legimin, memperkirakan wisatawan akan memadati objek wisata tersebut pada H+2 dan H+3 Lebaran. Pasalnya, pada kedua hari tersebut pengelola menampilkan hiburan rakyat panggung dangdut terbuka.

“Hari ini sampai siang sudah ada 100 karcis yang terjual, pengunjung dari masyarakat sekitar sini saja. Kalau besok [Senin, 20/8/2012]pasti ramai karena ada panggung dangdut terbuka,” ujar Legimin saat ditemui Solopos.com, Minggu.

Harga tiket masuk ke wisata alam itu Rp2.000/orang di hari biasa. Sedangkan saat ada pertunjukan dangdut tiket masuk akan naik menjadi Rp4.000/orang.

Editor: | dalam: Sukoharjo |

Berita Terkait

Iklan Cespleng
Menarik Juga »