MARK UP SERAGAM, 22 Sekolah Dilaporkan ke Kejari

Anggota Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (Formas Pepak) melaporkan 22 sekolah yang terindikasi me-mark up biaya pengadaan seragam sekolah ke Kejaksaan Negeri Klaten, Kamis (9/8).(Espos/Moh Khodiq Duhri)Anggota Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (Formas Pepak) melaporkan 22 sekolah yang terindikasi me-mark up biaya pengadaan seragam sekolah ke Kejaksaan Negeri Klaten, Kamis (9/8).(Espos/Moh Khodiq Duhri)

Anggota Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (Formas Pepak) melaporkan 22 sekolah yang terindikasi me-mark up biaya pengadaan seragam sekolah ke Kejaksaan Negeri Klaten, Kamis (9/8/2012).(Espos/Moh Khodiq Duhri)

KLATEN--Sebanyak 22 sekolah di Kabupaten Klaten dilaporkan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (Formas Pepak) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat setelah terindikasi melakukan praktik mark up dalam pengadaan bahan seragam sekolah, Kamis (9/8/2012).

Pantauan Solopos.com, 10 anggota Formas Pepak tiba di Kantor Kejari Klaten pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka disambut Kepala Kejari Klaten, Yulianita.

Koordinator Formas Pepak, Yanti Susanti, mengatakan pihaknya sudah membentuk Posko Bencana Pendidikan di 19 kecamatan di Klaten. Menurutnya cukup banyak orangtua siswa yang melapor adanya praktik mark up pengadaan bahan seragam sekolah melalui posko itu.

Pengadaan bahan seragam oleh sekolah itu, kata Yanti, bertentangan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 60/2011 tentang Larangan Biaya Pendidikan pada SD dan SMP yang diperbarui Permendikbud No 44/2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Pendidikan pada Satuan Pendidikan Dasar. Dalam laporannya, 22 sekolah itu terindikasi me-mark up pengadaan seragam sekolah yang jauh di atas harga pasaran.

Menanggapi hal itu, Yulianita, mengaku akan mengkaji laporan yang disampaikan Formas Pepak tersebut. Dia berjanji akan menindaklajuti laporan itu. Namun dia meminta Formas Pepak bersabar mengingat banyaknya laporan masuk yang harus ditindaklanjuti. “Data ini kami terima. Namun kami butuh waktu untuk mengkaji dan menindaklanjutinya. Laporan sudah banyak, sementara tenaga kami terbatas,” ujar Yulianita.

Editor: | dalam: Klaten |
Iklan Baris
  • HONDA STREAM

    HONDA STREAM,B,Matic’05,Hitam Metalik,Istw,Hub:08179401078…

  • JL TNH Strtgs Cck U/Usaha

    JL TNH Strtgs Cck U/Usaha,JantiKltn Ls:1826m,Kring 500m,Sdh Pondasi&Urug 1,4m:0813 29 533 633…

  • TANAH PGR Jl.Solo-Byl

    TANAH PGR Jl.Solo-Byl Dpn POM Teras L:35m2 H:081228061005…

  • L:1200m LD

    L:1200m LD:45m Krajan,& L:600m LD:20m Kepatihan:087835355660…

  • OperKredit Evalia

    OperKredit Evalia 2014 Putih Sdh 16Ans,GantiUMaja:085867684610…

  • DIJUAL MESIN Offsed

    DIJUAL MESIN Offsed Adas Dominan Seri 514 Area Cetak 50×36 Hrg Murah Hub:081393201536…

  • JUAL TNH Kapling

    JUAL TNH Kapling Cck U/Hunian, Dodokan Gede Salakan Pengging Ls:115m,50Jt.Hub:0858 7652 6617…

  • DIBUTUHKAN DESAIN Grafis

    DIBUTUHKAN DESAIN Grafis Iklan Promo Property,Gaji,Bonus & FeeSegera Daftarkan ke E-mail:eris_endangryati…

  • TERIOS TX’2012 Hitam AD

    TERIOS TX’2012 Hitam AD Asli Istimewa Hub:082243969733…

  • JL TNH L:440m2

    JL TNH L:440m2.SHM.Lok:Baran-Nguter-Skh(150Jt/Ng)087836259048…


Iklan Baris
Menarik Juga »