Ilustrasi (JIBIBisnis Indonesia/Nurul Hidayat) Ilustrasi (JIBIBisnis Indonesia/Nurul Hidayat)
Selasa, 7 Agustus 2012 18:28 WIB Eni Widiastuti/JIBI/SOLOPOS Pendidikan Share :

TUNJANGAN GURU
Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Agama Menunggu APBN-P

Ilustrasi (JIBIBisnis Indonesia/Nurul Hidayat)

SOLO – Pencairan tunjangan sertifikasi periode Juli-Desember 2011, bagi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang proses sertifikasinya melalui Kemenag, masih menunggu turunnya dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P).

Kasubag Tata Usaha Kemenag Solo, Syamsuddin, menerangkan tunjangan senilai kurang lebih Rp4 miliar itu akan diterima sekitar 120 guru PAI. “Kami sudah mengusulkan sejak April 2012. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan kapan cairnya. Semoga tidak ada masalah,” jelasnya, Selasa (7/8/2012).

Ia menceritakan terlambatnya pencairan tunjangan sertifikasi guru PAI tahun 2011, karena saat itu terjadi persepsi yang kurang tepat terhadap data guru PAI penerima sertifikasi. Pasalnya, waktu kelulusan sertifikasi dengan turunnya Nomor Register Guru (NRG) tidak sama. Ketika Kemenag menerima fotokopi data guru, juga tidak ada kejelasan NRG. “Daripada salah prosedur, saat itu Kemenag tidak langsung memproses pencairan tunjangan,” katanya. Akibatnya, terang Syamsuddin, dana yang seharusnya untuk membayar tunjangan sertifikasi, kembali ke kas negara. Ia juga membantah dugaan beberapa orang yang menyebut Kemenag telah menyimpan dana tunjangan sertifikasi itu.

Sementara untuk pencairan tunjangan sertifikasi di lingkungan Kemenag, mulai April 2012 pencairannya dilakukan sebulan sekali. Meski mekanismenya lebih pelik jika dibandingkan pencairan tunjangan model triwulan atau enam bulan sekali, Syamsuddin menerangkan Kemenag berusaha konsisten. Pasalnya pencairan tunjangan setiap bulan menjadi keinginan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Pencairan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. “Waktu pencairan biasanya pertengahan bulan atau bahkan akhir bulan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, imbuhnya, jumlah guru yang menerima tunjangan sertifikasi melalui Kemenag pada Juli 2012 sebanyak 158 orang. Nilai tunjangan Rp461.572.325. Sedangkan Agustus, jumlah penerima tunjangan menjadi 155 orang dengan nilai total Rp452.898.160. “Penerima tunjangan berkurang karena ada yang pensiun,” katanya.

Salah seorang guru PAI yang sertifikasinya melalui Kemenag, Khoeron, mengungkapkan menurut informasi yang ia peroleh, keterlambatan pencairan tunjangan sertifikasi periode Juli-Desember 2011, karena Kemenag terlambat mengajukan proses pencairan. “Semoga ke depan pencairan tetap lancar seperti sekarang,” katanya.

Soal mekanisma pencairan tunjangan sertifikasi yang kini dilakukan setiap bulan, Khoeron mengaku jika dirinya sebenarnya lebih senang tunjangan dicairkan tiga bulan atau enam bulan sekali. “Kalau cairnya setiap bulan sekali, relatif lebih mudah habis,” ujarnya.

Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Parang Daun
Hem Citra Budaya
Hem Sumping Hujan
Hem Ron Kates

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version