Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kota Solo saat melihat kondisi Kali Sonto di belakang rumah pemotongan hewan (RPH) Jagalan, Solo, Rabu (27/6/2012). (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS) Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kota Solo saat melihat kondisi Kali Sonto di belakang rumah pemotongan hewan (RPH) Jagalan, Solo, Rabu (27/6/2012). (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)
Selasa, 7 Agustus 2012 14:20 WIB Ayu Prawitasari/JIBI/SOLOPOS Solo Share :

RPH JAGALAN
Dianggarkan, Rp81 Juta untuk IPAL RPH

Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Kota Solo saat melihat kondisi Kali Sonto di belakang rumah pemotongan hewan (RPH) Jagalan, Solo, Rabu (27/6/2012). (Agoes Rudianto/JIBI/SOLOPOS)

SOLO–Dinas Pertanian (Dispertan) Solo mengalokasikan anggaran senilai Rp81,9 juta untuk pembangunan instalasi pembuangan air limbah (IPAL) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Jagalan.

Sebagai informasi, RPH Jagalan sempat menjadi sorotan publik lantaran kotoran bekas pemotongan hewan dibuang begitu saja di sungai. Akibatnya sungai menjadi penuh dengan kotoran dan darah hewan serta menimbulkan bau tak sedap.

Anggota Komisi IV DPRD Solo, Umar Hasyim mengatakan sudah ada keputusan mengenai kelanjutan RPH di Jagalan kaitannya dengan sistem pembuangan limbah. “Untuk usulan pembangunan IPAL sudah disetujui. Total alokasi anggaran untuk pembangunan IPAL itu senilai Rp81,9 juta,” ujarnya, Selasa (7/8/2012).

Dengan dibangunnya IPAL, Umar berharap, kotoran hewan bisa diolah dengan baik sebelum digelontorkan ke sungai. Jangan sampai muncul lagi komplain dari warga terkait pembuangan limbah di RPH Jagalan. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto mengatakan karena dana untuk pembangunan IPAL RPH tidak begitu besar maka penggarapannya tidak dilakukan dengan sistem lelang melainkan hanya melalui penunjukan.

Supriyanto menambahkan, anggaran senilai Rp80 juta sudah sesuai dengan usulan yang diajukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan disetujui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Sementara itu, Kepala Dispertan, Weni Ekayanti menegaskan dengan adanya IPAL, kotoran hewan terutama darahnya akan diolah terlebih dulu di instalasi pengolahan. “IPAL darah seperti ini kan baru kali pertama di RPH. Harapan kami dengan adanya IPAL, kotoran yang masuk ke sungai sudah dalam bentuk air semua,” jelasnya.

Masih mengenai RPH, menurut Weni, tidak bisa kemudian semata-mata yang dituding sebagai penyebab pencemaran di sungai. “Sistem potong hewan RPH sudah ada sejak zaman Belanja dan selama ini tidak pernah ada masalah. Mengenai kotoran di sungai itu menurut saya bukan hanya dari RPH tapi ada juga yang berasal dari limbah warga,” tegasnya.

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO TURISARI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

Leave a Reply





sepatu

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…