Kamis, 19 Juli 2012 15:07 WIB Tak Berkategori Share :

BNN akan terima remunerasi

Jakarta [SPFM], Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun ini akan mendapatkan dana tunjangan kinerja atau remunerasi. Remunerasi dimaksudkan untuk meminimalisir terjadinya penyalahgunaan tugas dan tanggungjawab pegawai BNN dalam menjalankan tugasnya. Kepala BNN, Gories Mere hari ini, Kamis (19/7) mengatakan, remunerasi diperoleh BNN dan jajarannya lantaran sudah mendapatkan persetujuan dari DPR RI. Menurut Gories, meski BNN merupakan lembaga yang baru dibentuk, namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menginstruksikan agar BNN mendapat prioritas pertama.

Gories menilai, instruksi yang diambil Presiden merupakan upaya pemerintah dan Negara, untuk mencegah dan menghentikan suap yang rawan terjadi pada setiap petugas BNN. Gories menjelaskan, sindikat narkoba memiliki dana tak terbatas untuk mengintervensi petugas, agar upaya pengedaran narkoba berjalan mulus. Maka dari itu, dengan adanya remunerasi ini, diharapkan BNN dapat makin bekerja secara optimal dan professional. Sementara itu, sesuai dengan ketentuan yang ada, remunerasi akan di bayarkan oleh Kemenkeu dalam beberapa waktu ke depan. Namun, Gories enggan merinci besaran dana remunerasi yang akan diterima BNN dan jajarannya, hingga BNN Kota. [dtc/dtp/bet-mg]

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…