Ilustrasi, rukyah hilal (JIBI/SOLOPOS/detikcom)
Kamis, 19 Juli 2012 12:24 WIB JIBI/SOLOPOS/dtc Internasional Share :

AWAL RAMADAN di Arab Saudi Kemungkinan 20 Juli

Ilustrasi, rukyah hilal (JIBI/SOLOPOS/detikcom)

JAKARTA- Awal Ramadan di sejumlah negara Muslim jatuh pada hari yang berbeda-beda. Di Kerajaan Arab Saudi, kemungkinan 1 Ramadan 1433 H jatuh bertepatan dengan hari Jumat, 20 Juli 2012.

Sebagaimana dilansir dari situs Arab News, Kamis (19/7/2012), Komite Ulama Kerajaan Arab Saudi menetapkan 1 Ramadan 1433 H jatuh Jumat besok. Anggota Dewan Ulama Senior Arab Saudi mengumumkan melalui Kantor Berita Saudi Press dan media setempat bahwa awal Puasa atau waktu menahan (imsakiyah) akan serentak dilakukan pada hari Jumat.

Bahkan ulama Arab Saudi juga menetapkan 1 Syawal sebagai hari Idul Fitri jatuh pada 19 Agustus 2012. Ketetapan itu juga sesuai dengan Kalender Ummul Quro yang diakui ulama Arab Saudi dan pemerintah. Arahan dari Syekh Abdul Aziz bin Baz kepada sejumlah sarjana untuk melakukan pengamatan, hasilnya sesuai dengan Kalender Ummul Qura.

Namun demikian, ketetapan tersebut baru akan dipastikan melalui pengamatan terhadap hilal (bulan baru) pada Kamis sore nanti. Pakar astronomi Arab Saudi mengatakan bulan sabit yang menandakan awal Ramadan akan dapat disaksikan pada Kamis sore.

“Bulan baru akan terlihat pada Kamis sore kira-kira 6 menit setelah matahari terbenam, kemunculannya seperti bulan baru yang dapat diamati dengan jelas,” ujar pakar astronomi Arab Saudi, Abdul Aziz Al-Shammari.

“Jika seorang saksi mengaku melihat dengan jelas bulan baru pada Kamis sore, maka Jumat akan menjadi hari pertama Ramadan,” kata Al-Shammari.

Negara-negara Arab umumnya menetapkan awal Ramadan pada Jumat (20/7). Namun ada beberapa negara lain seperti Aljazair dan Tunisia baru memulai pada hari berikutnya, Sabtu (21/7).

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama baru akan menggelar sidang isbat untuk menetapkan 1 Ramadan sore nanti. Rapat tersebut diikuti sejumlah ormas Islam. Keputusan pemerintah berdasarkan metode rukyah hilal (pengamatan kemunculan bulan baru) yang dilakukan di sejumlah lokasi di Indonesia yang akan dilakukan Kamis sore ini.

Demikian juga dengan Pemerintah Malaysia yang juga baru akan menetapkan awal Ramadan setelah melalui metode rukyah hilal yang dilakukan sore ini. Pengamatan bulan baru di Malaysia dilakukan di 30 lokasi berbeda di seluruh negara.

Sementara PP Muhammadiyah telah memutuskan bahwa 1 Ramadan jatuh Jumat besok. Ormas Islam terbesar kedua di Indonesia ini menyerukan umatnya untuk saling menghormati bila ada perbedaan dimulainya bulan Puasa.

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…