Ilustrasi, adopsi anak (kjri-melbourne.org) Ilustrasi, adopsi anak (kjri-melbourne.org)
Kamis, 19 Juli 2012 08:13 WIB JIBI/SOLOPOS/Insetyonoto News Share :

ADOPSI
Prosedur Adopsi Anak Cukup Ketat

Ilustrasi, adopsi anak (kjri-melbourne.org)

SEMARANG-Prosedur untuk mengadopsi anak, cukup ketat. Setidaknya ada 13 persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon orang tua angkat.

Menurut staf Seksi Pelayanan Anak dan Lanjut Usia Dinas Sosial Provinsi Jateng, Hertin Y, prosedur adopsi anak diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54/2007, tentang Pelaksanaaan Pengangkatan Anak.

“Pada Pasal 13 PP Nomor 54/2007 menyebutkan calon orang tua angkat harus memenuhi 13 persyaratan,” katanya kepada Solopos.com di Semarang, Rabu (18/7/2012).

Tiga belas syarat itu meliputi, sehat jasmani dan rohani, berumur paling rendah 30 tahun dan paling tinggi 55 tahun. Beragama sama dengan agama calon anak angkat, berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak kejahatan. Selain itu, berstatus menikah paling singkat lima tahun, tidak merupakan pasangan sejenis, tidak atau belum mempunyai anak atau hanya memiliki satu orang anak.

Persyaratan lain, dalam keadaan mampu ekonomi dan sosial, membuat pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak adalah demi kepentingan terbaik baik anak, kesejahteraan serta perlindungan anak. Adanya laporan sosial dari pekerja sosial setempat, telah mengasuh calon anak angkat paling singkat enam bulan sejak izin pengasuhan diberikan, serta memperoleh izin Menteri dan atau kepala instansi sosial.

“Di samping 13 syarat itu, calon orang tua juga harus mejalini tes kejiwaan,” ujar Hertin.

Namun, bila calon orang tua angkat lebih dari satu, sambung dia, maka dilakukan pemeriksaan oleh dokter kandungan kepada masing-masing calon. Pemeriksaan kandungan ini untuk memastikan kalau calon orang tua angkat benar-benar tak bisa memiliki keturunan.
“Jadi priotitas adopsi anak diberikan kepada pasangan yang benar-benar tak bisa memiliki anak. Ini bisa diketahui melalui pemeriksaan kandungan,” katanya.

Untuk itu, ia berharap kepada Yayasan Penitipan Anak dan Bayi (YPAB) Solo yang menampung bayi temuan supaya mematuhi ketentuan yang ada. “Pengelola YPAB Solo pasti sudah mengetahui prosedurnya,” pungkasnya.

lowongan kerja
SPBU PURI GADING, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
WONDERFUL LIFE: THE NOVEL
Dalam Bayang-Bayang Lenin [Cover Baru]
Dari Mao Ke Marcuse [Cover Baru]
Pemikiran Karl Marx ( Cover Baru)

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…