ilustrasi (google.img) ilustrasi (google.img)
Rabu, 18 Juli 2012 12:57 WIB JIBI/SOLOPOS/Ant News Share :

PNS MESUM
Bupati Penajam Pecat Dua PNS Mesum di Toilet Kantor

ilustrasi (google.img)

PENAJAM-Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, pegawai negeri siil (PNS) diharapkan memberikan teladan yang baik. Bukan malah berbuat mesum seperti yang dilakukan dua PNS di Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Atas tindakan kedua PNS tersebut akhirnya Pemkab Penajam Paser Utara memecat dua oknum pegawai negeri sipil yang berbuat mesum di toilet lantai dua Kantor Bupati pada 8 Mei 2012.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten PPU Alimuddin di Penajam, Selasa (17/7), mengatakan, pemecatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Penajam Paser Utara (PPU).

Bupati PPU telah mengeluarkan SK pemecatan dengan hormat terhadap dua oknum PNS yang berbuat mesum itu. Kedua PNS itu berinisial S dan S.  “SK-nya sudah keluar Senin (16/7),” kata Kepala BKD Pemkab PPU Alimuddin.

Pemecatan tersebut didasari laporan terkait dua oknum PNS yang kedapatan berbuat mesum di toilet tersebut. Atas laporan tersebut, kemudian Pemkab PPU membentuk tim untuk menelusuri kebenaran itu.

“Tim itu dipimpin Inspektorat, yang kemudian melakukan pemeriksaan. Kemudian dari hasil pemeriksaan tersebut, membuat rekomendasi ke Bupati,” kata Alimuddin.

Atas rekomendasi itu kemudian Bupati mengeluarkan SK pemecatan itu. Surat pemecatan kata Alimuddin diproses Bagian Hukum Pemkab PPU. “Suratnya memang saat ini masih di Bagian Hukum,” kata mantan Kepala Satpol PP PPU ini.

Namun, kata Alimuddin, kedua oknum PNS itu masih diberikan waktu untuk melakukan pembelaan tertulis selama 14 hari, sejak diterbitkannya SK tersebut. “Keduanya dipecat dengan hormat, dan diberikan waktu untuk melakukan pembelaan diri,” jelas Alimuddin.

Ia menambahkan, SK tersebut akan diteruskan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Alimuddin juga menjelaskan, selama BKN belum membuat keputusan, maka kedua PNS tersebut masih tetap menerima hak-hak selaku PNS seperti gaji, dan dengan demikian pula masih wajib menjalankan kerjanya selaku PNS.

Kejadian ini terungkap saat rekan-rekan dari salah satu oknum PNS tersebut memergoki perbuatan S dan S yang berada di dalam satu toilet bersama-sama. “Karena bukan  suami isteri yang sah, perbuatan keduanya dianggap mesum dan itu melanggar disiplin dan kode moral PNS,” tegas Alimuddin.

lowongan kerja
lowongan kerja PT ALAT BANTU DENGAR INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



PROMO SPESIAL
Pemikiran Karl Marx ( Cover Baru)
WONDERFUL LIFE: THE NOVEL
Dalam Bayang-Bayang Lenin [Cover Baru]
Dari Mao Ke Marcuse [Cover Baru]

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…