Mantan Kepala KUA Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Joko Lelono saat persidangan di Pengadilan Negeri Wonogiri (JIBI/SOLOPOS/dok) Mantan Kepala KUA Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Joko Lelono saat persidangan di Pengadilan Negeri Wonogiri (JIBI/SOLOPOS/dok)
Selasa, 10 Juli 2012 13:59 WIB JIBI/SOLOPOS/Trianto Hery Suryono Wonogiri Share :

PENIPUAN CPNS
Mantan Kepala KUA Bulukerto Divonis 6 Bulan

Mantan Kepala KUA Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Joko Lelono saat persidangan di Pengadilan Negeri Wonogiri (JIBI/SOLOPOS/dok)

WONOGIRI-Mantan Kepala KUA Bulukerto, Kabupaten Wonogiri yang menjadi terdakwa kasus penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Joko Lelono, divonis penjara enam bulan, Selasa (10/7/2012).

Vonis yang dibacakan majelis hakim itu lebih ringan empat bulan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang dibacakan sepekan lalu. Selain menjalani penjara, Joko juga dibebani membayar ongkos perkara senilai Rp2.500. Atas putusan itu terdakwa Joko Lelono dan JPU, Yudhotomo menyatakan menerima vonis tersebut.

Vonis dibacakan dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua, Hendra Utama Sutarjoyo didampingi anggota Breli Yanuar SH dan Nataria Christina SH di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri, Selasa (10/7).

Majelis hakim menyatakan, perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 378 KUHP. Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan, terdakwa belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga.

Diberitakan sebelumnya, JPU Yudhotomo, menuntut hukuman 10 bulan penjara terhadap terdakwa Joko Lelono, Selasa pekan lalu. Mantan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bulukerto itu terbukti melanggar pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun hukuman penjara.

JPU Andreas Yudhotomo menjelaskan, pertimbangan dirinya menuntut 10 bulan di antaranya, terdakwa mau mengakui kesalahannya dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Juga, ujarnya, Joko belum pernah dihukum dan sempat memiliki niat baik untuk mengembalikan uang yang sudah dibayar kepada korban.

Joko Lelono sendiri dilaporkan ke polisi atas tuduhan menipu kakak beradik yakni Ita Novita dan Aris Wijayanto, warga Desa Ngaglik, Kecamatan Bulukerto. Kedua korban diminta membayar Rp20 juta dengan janji bisa menjadi PNS. Tapi, hingga saat ini hal itu tidak pernah terwujud.

lowongan kerja
lowongan kerja Yudhistira, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

Leave a Reply





blus-risma-mobile

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…