Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)
Kamis, 7 Juni 2012 19:31 WIB Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS Karanganyar Share :

LIMBAH CAIR
17 Perusahaan Belum Kantongi Izin Limbah Cair

Ilustrasi (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

KARANGANYAR–Sebanyak 17 perusahaan di wilayah Karanganyar belum mengantongi izin pembuangan limbah cair (IPLC).

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki, mengatakan sebenarnya hanya empat perusahaan yang belum mengurus perizinan limbah cair. Sementara sisanya tengah proses penerbitan izin pembuangan limbah cair.  “Jumlahnya ada empat, yakni satu perusahaan tekstil, satu perusahaan produk makanan dan dua perusahaan daur limbah plastik,” katanya saat ditemui wartawan, Kamis (7/6/2012).

Pihaknya berjanji segera menindaklanjuti dengan mengirim surat kepada perusahaan tersebut. Targetnya, seluruh perusahaan itu telah mengantongi izin pada akhir bulan Juni. BLH Karanganyar tidak segan-segan menindak perusahaan yang tak menggubris aturan . Sesuai UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap perusahaan yang menghasilkan limbah cair wajib mempunyai Instalasi Pengolah Limbah (IPAL).

Berdasarkan data BLH, terdapat 148 perusahaan di Karanganyar. Sementara perusahaan yang mengeluarkan limbah cair sebanyak 48 buah termasuk tiga rumah sakit swasta. Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Juliatmono, menjelaskan banyaknya perusahaan atau pabrik yang berdiri di wilayah Bumi Intanpari dikhawatirkan berdampak pada lingkungan. Perusahaan tersebut membuang limbah cair sehingga mencemari sungai.

Tidak menutup kemungkinan, kondisi ini dapat memicu konflik berkepanjangan antara perusahaan dengan warga sekitar. Maka dari itu, pihaknya tengah mengusulkan raperda inisiatif untuk mengatur pengelolaan limbah cair. “Sekarang sudah dibentuk pansus (panitia khusus) dan sedang bekerja membahas isi raperda tersebut,” imbuh Juliatmono.

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….