PENCAIRAN TUNJANGAN Fungsional Molor

ilustrasi (dok)ilustrasi (dok)

SOLO–Pencairan tunjangan fungsional bagi guru tidak tetap/pegawai tidak tetap (GTT/PTT) molor. Semula tunjangan tersebut dijadwalkan cair akhir Mei, namun hingga kini belum cair.

Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Solo, Asmuni, mengungkapkan sejak awal tahun guru penerima tunjangan sudah diminta mengumpulkan berkas pencairan. Saat itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Sulardi, dan Sekretaris Daerah Solo, Budi Suharto, menyampaikan tunjangan akan cair akhir Mei. “Tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya kepada wartawan, Senin (4/6/2012).

Beberapa guru, terangnya, menanyakan ke PGSI kapan pencairan tunjangan tersebut. Lalu PGSI tanya ke Disdikpora dan ternyata tidak ada kejelasan waktu pencairan.

Ia menguraikan tunjangan yang belum cair yaitu tunjangan fungsional dari pusat senilai Rp300.000/bulan bagi 3.750 guru, tunjangan kesejahteraan dari Provinsi Jawa Tengah senilai Rp150.000 bagi 185 guru, dan insentif dari Pemkot Solo senilai Rp100.000/bulan bagi 1.800 guru.

Menanggapi hal itu, Sulardi mengungkapkan sebenarnya daftar penerima tunjangan sudah ditetapkan. Tapi dirinya belum bisa memastikan kapan pencairan tunjangan tersebut. Saat ini masih dilakukan validasi data dan persiapan penandatanganan surat pertanggungjawaban (SPj). Penandatanganan SPj dijadwalkan 11 Juni untuk jenjang SMP, 12 Juni untuk jenjang SMA dan 13 Juni untuk jenjang SMK. Sementara guru TK/SD antara 11-13 Juni di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Disdikpora setiap kecamatan.

“Saat penandatanganan SPj, sambil membawa fotokopi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak-red) bagi yang punya,” jelasnya

Editor: | dalam: Pendidikan |
Menarik Juga »