KONFLIK -- KP Satryo Hadinegoro (kiri) bersitegang dengan KGPHPA Tedjowulan saat berupaya menghalangi masuknya PB XIII Hangabehi ke dalam kompleks Keraton Solo melalui Kori Kamandungan. Konflik yang merebak kembali di lingkup keluarga keraton Solo menimbulkan keprihatinan banyak pihak. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha) KONFLIK -- KP Satryo Hadinegoro (kiri) bersitegang dengan KGPHPA Tedjowulan saat berupaya menghalangi masuknya PB XIII Hangabehi ke dalam kompleks Keraton Solo melalui Kori Kamandungan. Konflik yang merebak kembali di lingkup keluarga keraton Solo menimbulkan keprihatinan banyak pihak. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)
Selasa, 29 Mei 2012 15:19 WIB Septhia Ryanthie/JIBI/SOLOPOS Solo Share :

KONFLIK KERATON SOLO
DPRD Nilai Memalukan

KONFLIK -- KP Satryo Hadinegoro (kiri) bersitegang dengan KGPHPA Tedjowulan saat berupaya menghalangi masuknya PB XIII Hangabehi ke dalam kompleks Keraton Solo melalui Kori Kamandungan. Konflik yang merebak kembali di lingkup keluarga keraton Solo menimbulkan keprihatinan banyak pihak. (JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha)

SOLO – DPRD Solo ikut angkat bicara terkait masih bergulirnya konflik di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Ketua DPRD Kota Solo, YF Sukasno, mengaku pihaknya sangat menyesalkan adanya konflik berkepanjangan di Keraton Surakarta tersebut.

“Kalau ontran-ontran (huru-hara-red) Keraton itu sampai tidak selesai, maka menurut saya itu sudah ngisin-isini (memalukan-red) masyarakat Solo secara luas. Karena Keraton yang selama ini dibanggakan oleh masyarakat Solo sebagai tuk sumbering budaya kautaman, tata krama, unggah-ungguh, muna-muni, ternyata semacam ini, tidak bisa mengelola konflik dengan baik. Jadi saya sangat menyesalkan,” papar Sukasno ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/5/2012).

Menurut Sukasno, DPRD maupun Pemkot sebenarnya sudah mengambil sejumlah langkah untuk memfasilitasi penyelesaian konflik Keraton tersebut. “Tapi itu kan kembali lagi kepada niat internal personel di Keraton seperti apa. Kalau DPRD dan Pemkot hanya sebatas memfasilitasi,” katanya.

Sukasno mempertanyakan apa yang sebenarnya dicari oleh pihak-pihak yang terus memunculkan sejumlah persoalan di lingkungan Keraton. “Kalau itu bicara tentang angger-angger dan sebagainya, wong Gusti Maha Agung saja Maha Memaafkan kok? Mengapa ini antara satu dengan yang lainnya tidak saling memahami dan memaafkan? Kalau seperti ini, mau bagaimana? Kondisi seperti ini menurut saya sebagai masyarakat Solo yang selama ini bangga dengan keberadaan Keraton, ya marakne nggrantes (membuat sedih-red),” ungkapnya.

Namun menyikapi persoalan tersebut, Sukasno mengajak seluruh masyarakat Kota Solo untuk berdoa bersama dan berharap agar berbagai permasalahan yang menyelimuti Keraton segera terselesaikan dengan baik. “Akhirnya saya mengharapkan seluruh masyarakat Solo berdoa bersama. Agar sapa sing salah bakal seleh (siapa yang salah akan sadar-red). Kita tunggu babaring (akhir cerita-red) Keraton itu nantinya seperti apa,” pungkasnya.

Iklan Baris
  • Lowongan Sales

    DIBUTUHKAN SALES Freelance,Fasilitas : Gaji & Uang Transport. Kirim Lamaran Lengkap ke : Bagian Sirkulasi…

  • Grand Livina’2010

    GRAND LIVINA Istimewa.Manual SV’2010,Abu2.B,111jtNg:087812720838…

  • Lowongan ADM

    DICARI : ADMINISTRASI Gudang, Min SMK Akutansi, Wanita,Kirim Lamaran : Jl.Industri Kutu No.83,Telukan,Grogol,S…

  • GRAND MAX’2014

    GRAND MAX’2014 Box Almunium,Putih,Istimewa,Harga:75Juta/Nego Hub : 08121517888…

  • Lowongan Karyawan

    CARI KARYAWAN Untuk Rumah Makan, Kirim Lamar Ke : Mie Ayam Surabaya Jl.Ir.Sukarno 8F Solo Baru (Seberang Toyot…

  • TARUNA CSX’2003

    TARUNA CSX’2003 Hitam Silver B Mulus Full Ori 085729703430…

  • AYLA 2015

    AYLA X Manual’2015,Hitam,AD Asli,97Jt Nego:087836352908…

  • SUZUKI PU’1983

    JUAL SUZUKI PU’1983 casis + mesin oke.kaleng.AD Karananyar. Harga: 13.5jt Hub:085100065102…

Leave a Reply


PROMO SPESIAL
Hem Ron Kates
Hem Sumping Hujan
Hem Parang Daun
Hem Citra Budaya

Kolom

GAGASAN
Audit Menyeluruh Pelayanan Imunisasi

Gagasan Solopos, Kamis (30/6/2016), Giat Purwoatmodjo. Dosen di Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Solopos.com, SOLO — Jajaran Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menangkap 13 orang karena terlibat pembuatan dan…

Switch to mobile version