PESTA SEPEDA 76
Ribuan Warga Klaten Bersepeda Keliling Kota

PESTA SEPEDA 76--Ribuan warga Klaten bersepeda keliling dalam gelaran Pesta Sepeda 76 di Alun-alun Klaten, Minggu (27/5/2012) sore. Selain disediakan undian berhadiah, warga juga bisa mengikuti berbagai games seperti bakiak, sepeda tangkas dan sepeda goyang atau joget. (Farid Syafrodhi/JIBI/SOLOPOS) PESTA SEPEDA 76--Ribuan warga Klaten bersepeda keliling dalam gelaran Pesta Sepeda 76 di Alun-alun Klaten, Minggu (27/5/2012) sore. Selain disediakan undian berhadiah, warga juga bisa mengikuti berbagai games seperti bakiak, sepeda tangkas dan sepeda goyang atau joget. (Farid Syafrodhi/JIBI/SOLOPOS)

KLATEN–Sekitar 1.400 warga Klaten bersepeda keliling kota dalam gelaran Pesta Sepeda 76, Minggu (27/5/2012) sore. Ribuan orang yang menggunakan berbagai jenis sepeda itu  melewati jalur sepanjang 17, 5 kilometer.

Warga Klaten antara lain menggunakan sepeda gunung, sepeda onthel, sepeda lipat, fixie, city bike, sepeda gunung dan sebagainya. Rute yang dilewati yakni dari alun-alun Klaten ke Gayamsari, Stadion Klaten, Mayungan, GOR Gelarsena, Stasiun Kereta Api Klaten, lalu kembali lagi ke alun-alun.

Rombongan dibagi menjadi tiga kelompok dan dilepas sekitar pukul 15.30 WIB oleh Muspida Klaten. Project Officer Pesta Sepeda 76, Agus Brabus, mengatakan Klaten merupakan kota keempat yang dirambah event tersebut setelah Batang, Pati dan Bantul.

“Konsep sepeda santai ini sudah tiga tahun ini digelar. Di kota-kota lain kami gelar pada hari Sabtu. Namun di Klaten kami menggelar pada hari Minggu karena melihat animo dari masyarakat juga,” ujar Agus saat ditemui Solopos.com di alun-alun Klaten, Minggu sore.

Menurutnya, konsep gelaran sepeda ini lain dari yang lain. Apalagi Pesta Sepeda 76 digelar pada sore hari karena saat itu adalah waktu-waktu senggang bagi warga. “Faktanya memang masyarakat merespon positif ketika ada sepeda santai pada sore hari,” kata Agus.

Selain sepeda santai, pihaknya juga menggelar berbagai games, seperti games bakiak untuk tiga orang, sepeda goyang dan sepeda racing atau sepeda tangkas, dengan hadiah total Rp 30,7 juta. Selain itu, para peserta juga bisa berfoto dengan mobil VW Combi yang merupakan ikon Djarum 76.  Panitia juga menyediakan doorprize, hiburan musik RnB, reggae dan sexy dancer.

“Kami menyediakan hadiah utama motor matic dan juga menyediakan servis sepeda gratis bagi peserta,” papar Agus.

Editor: | dalam: Klaten |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »