TANAMAN OBAT-Ketua TP PKK Kabupaten Sukoharjo, Etty Wardoyo menunjukkan sejumlah tanaman obat keluarga (toga) yang dibudidayakan di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dalam rangka mendorong masyarakat secara umum mendukung pengembangan dan pemanfaatan toga, Jumat (25/5/2012). (JIBI/SOLOPOS/Triyono) TANAMAN OBAT-Ketua TP PKK Kabupaten Sukoharjo, Etty Wardoyo menunjukkan sejumlah tanaman obat keluarga (toga) yang dibudidayakan di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dalam rangka mendorong masyarakat secara umum mendukung pengembangan dan pemanfaatan toga, Jumat (25/5/2012). (JIBI/SOLOPOS/Triyono)
Sabtu, 26 Mei 2012 10:19 WIB JIBI/SOLOPOS/Triyono Sukoharjo Share :

TANAMAN OBAT
Sukoharjo Juara Nasional Lomba Toga

TANAMAN OBAT-Ketua TP PKK Kabupaten Sukoharjo, Etty Wardoyo menunjukkan sejumlah tanaman obat keluarga (toga) yang dibudidayakan di halaman belakang Rumah Dinas Bupati Sukoharjo dalam rangka mendorong masyarakat secara umum mendukung pengembangan dan pemanfaatan toga, Jumat (25/5/2012). (JIBI/SOLOPOS/Triyono)

SUKOHARJO-Kabupaten Sukoharjo meraih prestasi membanggakan dalam lomba tingkat nasional tanaman obat keluarga (toga) 2012. Program pengembangan dan pemanfaatan toga di Kota Makmur berhasil mengalahkan daerah-daerah lain se Indonesia dan menjadi juara nasional.

Ketua tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sukoharjo, Etty Wardoyo, menyebutkan keikutsertaan dalam lomba toga tingkat nasional setelah berhasil menjadi juara lomba serupa di tingkat Provinsi Jateng. Dia menegaskan prestasi tersebut sekaligus merupakan bukti kebangkitan tim penggerak PKK Kota Makmur.

“Prestasi ini sesuatu yang sangat mengejutkan dan membanggakan. Semua karena didukung adanya kekompakan dan kebersamaan kader-kader PKK dan pihak-pihak lain yang terkait dan ikut membantu,” ungkapnya kepada wartawan dalam jumpa pers di Rumah Dinas Bupati Sukoharjo, Jumat (25/5/2012) siang.

Menurut Etty, pengembangan dan pemanfaatan toga dilakukan dengan menjadikan Kelurahan Kenep sebagai sentra percontoham. Di wilayah setempat, kata dia, seluruh rumah tangga hampir dipastikan menanam toga di kebun atau halaman rumah masing-masing meski dengan luasan tidak terlalu besar.

“Mengenai pemanfaatan, toga diproduksi menjadi obat herbal dan dipasarkan dalam kemasan jamu tradisional. Jadi kerja sama antara pokja (kelompok kerja) III yang membidangi sandang, pangan, dan tata laksana rumah tangga dengan poka IV dengan tugas di bidang kesehatan dan lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, menambahkan potensi toga dan jamu di Sukoharjo selama ini sudah banyak di kenal masyarakat. Bahkan untuk pasar jamu, kata dia, selama ini Pasar Nguter disebut menjadi gudang dan juga pasar jamu tradisional terbesar di Indonesia.

“Potensi toga dan jamu di Sukoharjo memang sanga luar biasa. Prestasi lomba toga yang berhasil diraih ini diharapkan akan dapat mengangkat dan mendorong perkembangan sektor jamu,” tandas Wardoyo.

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO ESTU LUWES, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu1

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…