PENERBANGAN
Petugas ATC Bukan Penyebab Utama Potensi Risiko

LALU LINTAS UDARA -- Kesibukan penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar beberapa waktu lalu. Kepadatan lalu lintas penerbangan di bandara sudah menjadi risiko tersendiri yang harus segera diatasi. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)LALU LINTAS UDARA -- Kesibukan penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar beberapa waktu lalu. Kepadatan lalu lintas penerbangan di bandara sudah menjadi risiko tersendiri yang harus segera diatasi. (JIBI/Bisnis Indonesia/Paulus Tandi Bone)

JAKARTA - Maskapai Garuda Indonesia mencatat faktor Air Traffic Control atau ATC hanya menyumbang 1,42% dari total hazard atau situasi yang berpotensi membahayakan penerbangan di Tanah Air.

VP Corporate Quality, Safety dan Corporate Garuda Indonesia Capten Novianto Herupratomo mengatakan terdapat 6.116 laporan hazard atau situasi yang berpotensi dapat membahayakan penerbangan, hanya 2,3% atau 140 laporan dipengaruhi landasan pacu dan Air Traffic Control (ATC) hanya menyumbang 1,42% atau 87 laporan.

“Artinya, hazard atau potensi situasi yang dapat membahayakan di Tanah Air hanya 1,42% atau 87 kasus yang disebabkan kondisi di ATC,” kata Novianto.

Dia menambahkan laporan hazard di penerbangan udara ini hanya yang diterima Garuda Indonesia, bukan untuk keseluruhan maskapai di Tanah Air. Salah satu contoh laporan hazard ini soal komunikasi antara pilot dan petugas ATC soal kesalahan clearance, miss understanding.

Novianto menjelaskan ada 6.116 laporan hazard yang dicatat Garuda, yang dipengaruhi kondisi di runway (landasan pacu) hanya 2,3% atau 140 laporan, sedangkan yang dipengaruhi ATC hanya 1,42% atau 87 laporan.

“Jadi, tidak benar kalau ada pemberitaan bahwa ATC sebagai penyumbang utama kecelakaan. Harus dicatat, hazard itu bukan kecelakaan, namun hanya situasi yang berpotensi membahayakan penerbangan,” ucap Novianto.

Menurutnya, data hazard ini berdasarkan laporan dari safety data base Garuda yang terjadi seluruh bandara di Tanah Air.

Novianto menjelaskan berdasarkan laporan hazard of runway safety, laporan hazard keselamatan di landasan pacu, bukan laporan hazard untuk bandara secara keseluruhan periode 2009-2012 di Indonesia, ATC menjadi faktor utama penyebab hazard di landasan pacu yakni 62% dari 140 yakni 87 laporan. Laporan hazard of runway safety ini sendiri hanya menyumbang 2,3% terhadap hazard keseluruhan.

Untuk di kawasan Indonesia Timur, lanjut Novianto, dengan pengoperasian yang risiko tinggi karena banyak gunung yang memengaruhi wilayah udara, aerodrome design menjadi faktor utama penyumbang hazard yakni 32%, sisanya ATC 28%, dan lainnya.

Indonesia Air Traffic Controllers Association (IATCA) menyatakan over capacity atau kelebihan muatan di sejumlah bandara Tanah Air menjadi hambatan dalam mengelola navigasi penerbangan dan sudah mengancam keselamatan termasuk ketepatan waktu terbang. Untuk itu keberadaan Perum Navigasi mendesak didirikan dan tidak perlu subsidi dari pemerintah.

“Kami inginnya Perum Navigasi yang merupakan institusi baru sebagai pengelola tunggal navigasi di Tanah Air atau dikenal single provider secepatnya didirikan. Penundaan pendiriannya sudah mengganggu kinerja petugas air traffic control (ATC),” kata Presiden Indonesia Air Traffic Controllers Association (IATCA) I Gusti Ketut Susila.

Kelebihan Kapasitas
Susila menyatakan gangguan operasional ATC paling utama disebabkan kondisi over capacity (kelebihan muatan) di runway atau landasan pacu bandara sehingga terjadi delay atau keterlambatan dan mengancam keselamatan penerbangan.

Untuk mengantisipasinya, lanjut Susila, perlu secepatnya didirikan Perum Navigasi sebagai institusi pengelola single provider navigasi udara. Upaya pemerintah mendirikan Indonesia Slot Coordinator (IDSC) beberapa waktu lalu belum memberi manfaat berarti bagi pengaturan lalu lintas penerbangan.

“Sekarang ini penumpang masih menunggu di dalam pesawat untuk take off (lepas landas), pesawat sudah menggunakan bahan bakar, ini karena runway sudah over capacity, makanya dibuat IDSC, tetapi belum berhasil,” ucapnya.

Selain lama menunggu untuk take off di dalam pesawat, lanjut Susila, kurangnya manfaat IDS dapat dilihat dari pergerakan pesawat di runway Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. “Kapasitas runway di bandara Cengkareng 52 pesawat/jam, namun saat ini tercatat 72 pergerakan pesawat/jam. Artinya IDSC belum membuahkan hasil sesuai harapan,” kata Susila.

Dia menambahkan selain IDSC, perlu juga dibentuk Air Traffic Flow Management (ATFM). “ATFM memberi jatah waktu ke maskapai, mereka tidak boleh delay, kalau maskapai telat dari jatah waktunya, pesawatnya harus menunggu slot kosong. Ini akan menjamin runway capacity,” terangnya.

ATFM ini, ucap Susila, akan dapat diterapkan dalam single provider yang diharapkan dibentuk secepatnya. Soal pendirian single provider ini sudah terlambat 5 bulan, karena menurut Undang-undang No.1/2009 tentang Penerbangan, single provider navigasi udara paling lambat didirikan pada 1 Januari 2012.

Editor: | dalam: News |
Iklan Cespleng
  • DICARI PEMBANTU Rumah Tangga

    DICARI PEMBANTU Rumah Tangga untuk Solo Gaji Awal Rp800.000.000, Pengalaman, Khusus yang S…

  • Dijual PANTHER

    Dijual PANTHER, tahun 1996, warna Biru, Harga Nego. Hubungi:0271-7008585/082134437690…

  • Jual RUMAH Baru

    Jual RUMAH Baru Banyuangung. Luas Tanah:100/LB60 LT Granit/Air Pemanas, harga Rp425.000.00…

  • #GRAND MAX Pick Up

    #GRAND MAX Pick Up. DP Rp7.000.000/Ayla Angs 1Jtan. Hubungi Egha:085740449099…

  • Dicari SOPIR Pribadi

    Dicari SOPIR Pribadi, kerja Serabutan, usia 22-35 Tahun, Wawancara. Hubungi:081227821745…

  • Dijual KIJANG NCH Long

    Dijual KIJANG NCH Long, warna Putih, Tahun 1990, AC Audio, Veleg Racing, harga Rp41.000.00…

  • Butuh cepat Karyawan/Ti

    Butuh cepat Karyawan/Ti Fotocopy Depan Kampus IAIN Surakarta. Hubungi:0859.4378.6747*…

  • ALL NEW City RS

    ALL NEW City RS, tahun 2010, automatic transmisi, plat Asli AD, Tangan pertama, Atas nama…

  • Dijual PANTHER HIGRADE

    Dijual PANTHER HIGRADE tahun 1996, warna Merah, harga Rp62.000.000/Nego. Hubungi:082136515…

  • LUX, COLOMADU

    LUX, COLOMADU, Luas tanah:300, Luas bangunan:350, 5 Kamar Tidur, Garasi 8 mobil, Ada Sriti…

  • Dijual TARUNA CSX

    Dijual TARUNA CSX tahun 1999, warna Merah, barang Istimewa, pasti gak bakal Kecewa, harga…

  • Butuh segera:SPG

    Butuh segera:SPG, Wanita, Single, Minimal SLTA/Sederajat, Bersedia DiLapangan. Lamaran:PT.

  • Rumah PINGGIR Jalan

    Rumah PINGGIR Jalan Raya Banyuanyar. Luas tanah:108 Fulbang. Hubungi:085868767339…

  • Dijual tanah COCOK

    Dijual tanah COCOK Kost Solo Baru Depan Mall, Luas:200M2, harga Rp3,500.000/M. Hubungi:087…

  • butuh Penjahit Wanita

    DESAIGNER butuh Penjahit Wanita, Pengalaman Kerja, Lokasi Soba. Hubungi Lia:08982859218…

  • Butuh uang. Dijual AVANZA

    Butuh uang. Dijual AVANZA, warna Hitam, tahun 2007, barang Istimewa, Harga Rp120.000.000/N…

  • DIJUAL DAIHTSU ZEBR Pickup

    DIJUAL DAIHTSU ZEBR Pickup, tahun 2003, plat AD-T, kondisi Bagus Bak Bordes, harga Rp40.00…

  • Dijual STREAM

    Dijual STREAM tahun 2004, Manual transmisi, kilometer Dikit, harga Rp128.000.000/Nego&…

  • DIKONTRAKAN RUMAH

    DIKONTRAKAN RUMAH Di Timur Paragon. Luas:420m2. Hubungi:085794100007…

  • Dijual XENIA Xi

    Dijual XENIA Xi Plus tahun 2009, kondisi Istimewa Banget Gak Kecewa, tangan pertama,Bagus,…

Menarik Juga »