BIAYA E-KTP
Pemkot Putuskan Biaya Pembuatan E-KTP Tetap Rp5.000

Ilustrasi (Espos/Dwi Prasetya/dok)Ilustrasi (Espos/Dwi Prasetya/dok)

SOLO--Biaya pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang dibebankan kepada warga sampai akhir 2012 dipastikan tetap sesuai Perda No 9/2011 tentang Retribusi Daerah, yakni Rp5.000.

Pemkot Solo menyatakan belum akan mengajukan revisi Perda untuk menyesuaikan tarif retribusi pembuatan e-KTP, yang menurut informasi dari pemerintah pusat mencapai Rp30.000-Rp40.000 per lembarnya.

“Untuk tahun ini tarifnya masin Rp5.000. Sedangkan untuk tahun 2013 dan selanjutnya akan kami lihat bagaimana nanti perkembangannya,” jelas Untara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Solo, saat diwawancarai wartawan seusai rapat staf dengan Walikota, Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah (Sekda) di Balaikota, Selasa (17/4).

Satu hal yang jelas, Untara menambahkan jika ingin mengubah tarif, maka Pemkot harus mengajukan revisi Perda No 9/2011 tentang Retribusi Daerah. Untuk saat ini, pengajuan revisi itu belum dilakukan.

Sementara itu, Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) menghendaki agar tarif retribusi pembuatan e-KTP, baik tahun 2012 maupun 2013 tetap Rp5.000.

“Ini bukan masalah harus merevisi Perda atau apa. Tapi jangan sampai biaya pembuatan e-KTP ini membebani masyarakat. Kalau sudah ditetapkan Rp5.000 ya sudah, Rp5.000 saja,” tegasnya, kepada wartawan di ruang kerjanya, hari itu.

Itu berarti jika benar biaya pembuatan satu lembar e-KTP mencapai Rp30.000-Rp40.000, Pemkot akan harus menganggarkan subsidi. Namun, menurut Jokowi, hal itu tidak perlu terlalu dipermasalahkan sebab dengan asumsi 350.000-an warga dari total jumlah penduduk 520.000 jiwa, sudah mendapat e-KTP gratis, maka untuk tahun-tahun berikutnya tidak akan memerlukan subsidi terlalu besar.

Editor: | dalam: Solo |
Iklan Cespleng
Menarik Juga ยป