Bibit Waluyo (Dwi Prasetya/JIBI/SOLOPOS) Bibit Waluyo (Dwi Prasetya/JIBI/SOLOPOS)
Rabu, 11 April 2012 21:37 WIB Insetyonoto/JIBI/SOLOPOS News Share :

LKPj GUBERNUR
DPRD Menerima Dengan Catatan

Bibit Waluyo (Dwi Prasetya/JIBI/SOLOPOS)

SEMARANG – DPRD Jateng menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jateng, Bibit Waluyo tahun 2011 dengan beberapa catatan. LKPj Gubernur ini diterima dalam sidang paripurna yang dipimpin Wakil Ketua Dewan, Bambang Priyoko di Gedung Berlian, Jl Pahlawan, Kota Semarang, Rabu (11/4/2012).

Dalam catatan Ketua Panitia Khusus (Pansus) pembahasan LKPj Gubernur Jateng, Maria Tri Mangesti, secara penyajian sebenarnya masih banyak kekurangan. “Banyak indikator kuantitatif dan kualitatif atas capaian program di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tidak termuat dalam LKPj,” ujarnya. Padahal, lanjut ia, indikator kuantitaif dan kualititaif sangat diperlukan untuk melihat tahapan pencapaian rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Mengenai kinerja gubernur selama tahun 2011, Maria mengatakan dari hasil penilaian Pansus, belum optimal sehingga tak bisa mencapai target RPJMD sebesar 6,38%. Sektor yang belum mencapai target RPJMD antara lain, bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, energi, perdagangan, pariwisata dan keluarga berencana. Menurutnya, sektor pertanian yang merupakan program unggulan gubernur Bali Ndesa Mbangun Desa ternyata pencapaiannya malah memprihatinkan.

Selama tahun 2011 pertumbuhan sektor pertanian di Jateng hanya 1,3%, lebih lebih rendah dibanding pencapaian tahun 2010 sebesar 2,5%, karena menurunnya produksi sejumlah komoditas unggulan pertanian misalnya padi, jagung, kacang tanah, kedelai, dan ubi kayu. ”Demikian pula target penurunan angka kemiskinan di Jateng juga tak tercapai. Saat ini jumlah warga miskin tercatat 16,21% dari total jumlah penduduk,” ujarnya.

Untuk itu, kata Maria, Pansus merekemondasikan beberapa hal kepada kepada Gubernur Jateng, antara lain, supaya meningkatkan alokasi anggaran belanja sektor pertanian pada APBD mendatang dengan fokus pada pertumbuhan ekonomi pertanian. ”Pansus juga merekomendasikan supaya gubernur mendorong kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) supaya menghasilkan laba,” katanya.

Menanggapi hasil Pansus itu, Gubernur Jateng, Bibit Waluyo menyatakan belum tercapainya target pertumbuhan ekonomi dikarenakan beberapa faktor, antara lain, kondisi iklim yang ekstrem sehingga mengganggu produksi pertanian. Infrastruktur penunjang ekonomi, seperti jalan tol Semarang-Solo, Bandara A Yani, Semarang, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang yang belum siap, serta kebutuhan energi yang belum tercukupi.

lowongan kerja
lowongan kerja PT. Merapi Arsita Graha, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…