LIMBAH MEBEL
Jual kreasi dari limbah mebel...

KERAJINAN KAYU--Beberapa hasil kerajinan dari limbah kayu produksi UD Kelapa Budaya , Klaten  dipamerkan dalam pameran Rakesnas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Megaland, Purwosari, Solo. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS) KERAJINAN KAYU--Beberapa hasil kerajinan dari limbah kayu produksi UD Kelapa Budaya , Klaten dipamerkan dalam pameran Rakesnas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Megaland, Purwosari, Solo. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

KERAJINAN KAYU--Beberapa hasil kerajinan dari limbah kayu produksi UD Kelapa Budaya , Klaten dipamerkan dalam pameran Rakesnas Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di Megaland, Purwosari, Solo. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Bentuknya unik, cantik dan menarik. Warnanya yang berwarna-warni pun membuat mata tertarik buat melirik. Kap lampu hias buatan Kelapa Budaya Klaten itu bukan sembarang tutup lampu hias. Terbuat dari limbah atau sisa kayu dari industri mebel besar, kini telah disulap menjadi barang yang berpotensi ekspor.

Salah seorang karyawan UD Kelapa Budaya, Ahmad Sugiarso, saat ditemui Solopos.com, Senin (9/4/2012) di Solo menyampaikan produk-produk handicraft itu rata-rata terbuat dari limbah kayu sonokeling dan kayu glugu. “Hampir semua produk ini dibuat dari limbah yang kami ambil dari industri mebel besar di sekitar Klaten,” kata Ahmad.

Tidak hanya untuk kap lampu hias, limbah kayu itu juga dibuat beragam produk seperti, tempat sampah, kotak tisu, nampan, alas buku dan Al-Quran, tempat payung, tempat sendok, asbak dan nampan buah. “Pokoknya ada 75 macam produk.”

Produk-produk yang dibuat UD Kelapa Budaya, memang berpotensi menembus pasar ekspor. “Hal ini terbukti dari banyaknya permintaan dari asing saat kami mengikuti pameran. Tapi, kami belum bisa memenuhi permintaan karena keterbatasan sumber daya. Dan biasanya mereka mintanya dalam jumlah banyak dengan target tertentu,” imbuh Ahmad.

Dengan demikian, lanjut Ahmad, produk handicraft produksinya masih terbatas di pasar domestik. Seperti, Jakarta, Surabaya, Bogor, Medan, Jogja dan sekitarnya.

Di sisi lain, biar menarik dan bernilai lebih tinggi , Ahmad kerap memakai anyaman, lidi dan kain kasa sebagai tambahan aksen dalam produk olahan limbah mebel ini. “Seperti untuk kap lampu hias, rangka kayu dipadukan dengan kain kasa berwarna-warni agar menciptakan efek warna saat lampu menyala,” kata dia.

Produk handicraft asli Klaten ini dijual pada kisaran harga Rp25.000 hingga Rp350.000. Angka ini, tentunya sangat menguntungkan. “Ya, memang sangat menguntungkan karena hanya terbuat dari limbah yang harganya tidak seberapa. Sekali beli limbah, tentu dalam jumlah yang banyak dengan harga terjangkau. Di sini, kami lebih menawarkan produk kreatif.”

Editor: | dalam: Ekonomi |

3 Komentar pada “LIMBAH MEBEL: Jual kreasi dari limbah mebel…”

  1. mardani
    23 April 2012 pukul 12:49

    kami tertarik produk lampu hiasnya.\
    Di mana dpt melihat model, info harga untuk PENJUAL, ukuran, cara order dll ? mohon info-nya. Terima kasih.

    MARDANI
    hp. 0853.4621.4843

  2. rama
    18 Juni 2012 pukul 01:50

    mas alamatnya dmn? no hp yg bisa sy hub?
    trma ksh

  3. ganang
    25 Desember 2012 pukul 15:22

    gan numpang tnya? cari limbah sonokeling yg murah meriah dimana?

    ganang
    hp.085326750082

Silahkan bergabung untuk diskusi

Iklan Baris
  • RUMAH DIKONTRAKKAN

    Rumah Dikontrakkan,LT 254M2,LB 225M2,7Kmr,3K Mandi, Garasi, Jl.Kencur No.48, Rt 03/11, Kag…

  • ALAT PERAGA PENDIDIKAN

    Kami CV.GRASENA distributor Alat peraga Pendidikan mulai tingkat SD – SMP – SM…

Menarik Juga »