PILKADA DKI
Polling LSI Sebut Foke Teratas, Jokowi Nomor Dua

Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (JIBI/Bisnis Indonesia/Rahmatullah)Pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (JIBI/Bisnis Indonesia/Rahmatullah)

JAKARTA – Hasil polling Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli di urutan teratas dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta Juli mendatang. Pasangan lainnya, Jokowi-Ahok menempati urutan kedua.

Foke-Nara memperoleh persentase potensi kemenangan sebesar 49,1 persen jika Pilgub hanya berlangsung satu putaran.

“Hasil polling LSI untuk Fauzi-Nara 49,1%, Jokowi-Ahok 14,4%, Hidayat-Didik 8,3%, Faisal-Biem 5,8%, Alex-Nono 3,9%, Hendardji-Riza 1,2 %, dan 17,4 % lainnya tidak tahu,” ujar Toto Izul Sapta, Direktur Citra Komunikasi LSI, di Jakarta, Minggu (8/4/2012).

Toto menambahkan, LSI berani membuat kesimpulan Foke-Nara di puncak teratas, kecuali jika terjadi blunder politik dan langkahnya dihadang oleh gerakan politik luar biasa dari kompetitornya. “Jika tidak ada blunder politik dari Foke, dan tidak ada gerakan luar biasa dari kompetitor, kami berani buat kesimpulan tiga bulan ke depan, Fauzi Bowo tidak akan berubah dari dari nomor 1, ” tambahnya.

Foke-Nara adalah pasangan yang diusung oleh delapan partai politik, salah satunya Demokrat. Tak hanya 8 partai yang mendukungnya tetapi juga pasangan ini dapat dukungan penuh dari berbagai organisasi kemasyarakatan seperti Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) dan Forum Betawi Bersatu (FBB). Dukungan yang besar ini tentunya menguntungkan pasangan Foke-Nara.

Responden dalam polling ini berjumlah 440 orang, menggunakan metode space random sampling. Margin of error dalam polling ini kurang lebih 4,8 persen.

Editor: | dalam: News |

12 Komentar pada “PILKADA DKI: Polling LSI Sebut Foke Teratas, Jokowi Nomor Dua”

  1. yusuf
    21 April 2012 pukul 14:14

    Foke Nara dapat meningkatkan elektabilitas hingga di atas 50 persen dengan merangkul kaum muda dengan program sekolah gratis hingga tamat SMU bagi kaum ekonomi lemah berprestasi. Berprestasi ditentukan dengan nilai rata-rata tiap semester.

    • al kula
      5 Juli 2012 pukul 11:48

      mau aja dibodohi cagub. yang lama

  2. yusuf
    21 April 2012 pukul 14:21

    Program ketertiban dan kebersihan lingkungan juga harus mendapatkan prioritas dengan menghilangkan pembuangan – pembuangan sampah terbuka yang menjijikan dengan pengadaan unit – unit mesin pemusnah sampah – sampah ( INCINERATOR – INCINERATOR ) untuk mencegah pemcemaran lingkungan udara, air tanah, penyakit. Pasar – pasar kaki lima perlu direlokasi (dengan pasar bertingkat) untuk kenyamanan pejalan kaki dan pengemudi. Pelebaran jalan bagi jalur motor (selebar 1/2 ruas paling kiri) perlu diadakan untuk mencegah kecelakaan yang menimbukan gejala sosial yang negatif jangka panjang.

  3. 30 Mei 2012 pukul 11:51

    jadi ga jadi, sy tetep bangga sm pak jokowi. di solo aja deh, biar Ukm Solo makin teratur…

  4. Tonar
    27 Juni 2012 pukul 15:16

    Saya mempunyai keyakinan kalau Jokowi _ Ahok terpilih Jakarta akan lebih baik dari sekarang

  5. songs
    2 Juli 2012 pukul 08:57

    jokowi menurut sy gak berhasil …. lhat solo yg ssgnya btapa hancurnya, kerusuhan yg ditutupi, kesenjangan sosila, menggunakan mobil esemka sbg kendaraan dan tumpakaan politik…. yg paling kejam jokowi niggalin wong solo, slain itu survey itu penuh dg tendensi thd calon trntu…. LSI bnyak luputnya… ya mungkin LSI cm skedar move saja… hehehehehehe..

    • al kula
      5 Juli 2012 pukul 11:47

      iri orang luar naik polingnya….. ngak usah menghina orang boss, berkaca dirimu sendiri. dasar wong indonesia bisa mengina dan menycela orang

  6. al kula
    5 Juli 2012 pukul 11:44

    cagub banyak janji muluk muluk, nanti kalau dah jadi memperkaya sendiri dan mengkurupsi uang dan menghabiskan uang rakyat.
    jangan mau diberi uang 100.000, berarti saudara menjual hak 5 tahun untuk uang 100 rb. pertahun digaji 20.000 oleh pasangan yang kasih uang.
    cari cagub yang mau jadi orang susah (kere (Jawo)) bukan membodohi rakyat………

  7. yie
    10 Juli 2012 pukul 18:01

    KLo Jakarta mau maju pilih selain Foke, Ok!

  8. aji
    17 Juli 2012 pukul 11:40

    hasil polling LSI dengan hasil real/quick count kok beda jauh ya ? apa LSI dibayar sama tim sukses Foke-Nara ? mana kredibilitasmu LSI ?

  9. aji
    17 Juli 2012 pukul 11:42

    Hasil survey LSI dan hasil nyata / real kok beda jauh ya ? ternyata Jokowi yg menang, apakah LSI dibayar tim suksen Foke-Nara? Mana kredibilitas LSI ?

  10. Ronaldi
    3 Agustus 2012 pukul 18:36

    LSI nggak mutu!!! Sarat pesanan. Hasil survey nggak bisa dipercaya

Silahkan bergabung untuk diskusi

Email anda tidak akan dipublikasikan.

Iklan Baris

    No items.

Menarik Juga »