Objek Mata Air Cokro (Omac) Tulung, Klaten. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS/Dok) Objek Mata Air Cokro (Omac) Tulung, Klaten. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS/Dok)
Rabu, 28 Maret 2012 23:33 WIB Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS Klaten Share :

OBYEK WISATA AIR COKRO
Tarif Masuk OMAC Naik Berjenjang

Objek Mata Air Cokro (Omac) Tulung, Klaten. (Moh Khodiq Duhri/JIBI/SOLOPOS)

KLATEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan menaikkan tarif masuk Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) secara berjenjang. Bahkan, tarif masuk OMAC akan meningkat menjadi Rp20.000/orang di masa yang akan datang.

Ketua Komisi II DPRD Klaten, Andi Purnomo saat ditemui Solopos.com di kantornya, Rabu (28/3/2012), mengatakan kenaikan tarif masuk OMAC secara berjenjang tersebut merupakan amanat Peraturan Daerah (Perda) No 19/2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.

Kenaikan tarif masuk secara berjenjang tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari OMAC.

“Tahap awal tarif masuk OMAC itu naik mulai dari Rp10.000/orang. Di masa yang akan datang, tarifnya meningkat menjadi Rp15.000/orang hingga Rp20.000/orang,” kata politisi dari PDI Perjuangan ini.

Andi menjelaskan, peningkatan tarif masuk OMAC hingga Rp20.000/orang itu akan dilakukan jika sudah ada penambahan wahana yang sepadan dengan harga tiket. Namun dia belum bisa memastikan kapan penambahan wahana baru yang bisa dinikmati pengunjung OMAC itu bisa terealisasi.

Ia mengungkap, selama ini target PAD dari OMAC selalu tidak tercapai. Pada 2011 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menargetkan PAD dari OMAC senilai Rp600 juta. Akan tetapi, target itu hanya terealisasi sekitar Rp250 juta. Tahun ini pihaknya menargetkan PAD dari OMAC sekitar Rp1 miliar.

Agar target itu bisa tercapai, pihaknya meminta pengelola menerapkan tarif masuk OMAC sesuai ketentuan perda. “Kalau tarif itu dikurangi berarti melanggar perda yang bisa berimplikasi tidak tercapainya target PAD,” tandas Andi.

Andi mengakui, sebenarnya Perda No 19/2011 mengamanatkan kenaikan tarif masuk OMAC senilai Rp10.000/orang. Akan tetapi, dia mengakui terjadi kesalahan perhitungan yang mengakibatkan kenaikkan tarif masuk OMAC menjadi Rp11.500/orang.

Adanya tanggungan pajak dan biaya asuransi yang dibebankan kepada pengunjung OMAC membuat tarif meningkat hingga Rp11.500/orang. “Tambahan Rp1.500 itu tidak masuk perhitungan kami. Ini karena kurangnya koordinasi. Maksud kami, Rp10.000 itu sudah termasuk pajak dan asuransi,” kata Andi.

lowongan kerja
lowongan kerja TUNAS JAYA MOTOR, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…