Ilustrasi (Espos/Septhia Ryanthie) Ilustrasi (Espos/Septhia Ryanthie)
Rabu, 21 Maret 2012 15:50 WIB Yus Mei Sawitri/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

TERKAIT PJU BOYOLALI-BANGAK
Dewan Tunggu Penjelasan Eksekutif

Ilustrasi (Espos/Septhia Ryanthie)

BOYOLALI–Terkatung-katungnya nasib penerangan jalan umum (PJU) Boyolali-Bangak juga mendapat perhatian dari kalangan DPRD. Dewan menunggu penjelasan langsung dari pihak eksekutif untuk menentukan solusi atas permasalahan tersebut.

Seperti diketahui, lampu penerangan di sepanjang jalan Boyolali-Bangak belum bisa dinyalakan. Alasannya, belum ada biaya penyambungan ke PLN senilai Rp138 juta. Pihak pelaksana proyek mengklaim hal itu adalah tanggung jawab Pemkab Boyolali, sedangkan Pemkab menyebut hal itu seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab pelaksana proyek. Apalagi menurut Pemkab Boyolali penerangan jalan di jalur itu adalah proyek nasional.

“Kami menunggu dulu penjelasan dari eksekutif, karena belum ada pemberitahuan resmi ke kami tentang permasalahan ini. Jadi kami menunggu dulu langkah dari eksekutif sebelum mencari solusi bersama atas permasalahan ini,” kata Wakil Komisi III DPRD Boyolali, Mustofa Shofawi, ketika dihubungi Solopos.com, Rabu (21/3/2012).

Mustofa  mengatakan seharusnya biaya untuk menyalakan lampu sudah dibicarakan kedua belah pihak sejak awal. Namun sekali lagi Mustofa menyebut dewan belum mengetahui dengan detail duduk permasalahannya. Dia hanya meminta Pemkab kembali berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek guna mencari jalan pemecahan terbaik bagi kedua pihak.

Sementara itu, belum menyalanya lampu penerangan jalan juga menjadi perhatian jajaran Polres Boyolali. Bahkan, pihak Polres sudah tiga kali mengirim surat ke pelaksana proyek melalui Satlantas.

“Kami sudah tiga kali mengirim surat. Dari informasi yang kami dapatkan, katanya proyek tersebut akan diserahkan ke Pemkab pada April mendatang. Harapan kami, lampu cepat menyala untuk mengurangi risiko kecelakaan,” ujar Kapolres Boyolali, melalui Kasatlantas, AKP Sugino.

lowongan kerja
lowongan kerja TOKO ESTU LUWES, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Iklan Baris
  • Lowongan Sopir,Serabutan &ADM

    PENYALUR VARIASI Mobil Smrg Cr Kryw:Mau Krj,Bs Diprcaya,Sopir:SMA,SIMA 25-35Th,Srbtn:Pria SMA SIM C,2-25Th,Adm…

  • CITY Vtex’2000

    HONDA CITY Vtex’2000 Merah VR AC TP MsnBdy Ist64Jt085100051511…

  • KARIMUN GX’2005

    KARIMUN GX’2005 Htm,M/T,AD-Solo,PjkBr(70),LsgPkai:087735002228…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • XENIA Li’2007

    XENIA Li’2007 Silver VR AC TP Msn Bd PjkBr Istw 82Jt085100051511…

  • INNOVA G’2007

    INNOVA G’2007 Euro FulAudio VR Msn Bd Istw AD 132JtNg085100051511…

  • L300 PU’2008

    L300 PU’2008 Hitam,Pjk Gres,AD-Solo(80Jt Saja)Siap Kerja:784148…

  • Lowongan Pengasuh Bayi

    BUKAN PENYALUR,Diutamakn Dr Daerah,Putri Max30th,Pengasuh Bayi Cewek 1Th Lbh&Kbersihan,Wjb TdrDlm DiSolo…

Leave a Reply



sepatu

Kolom

GAGASAN
Plus Minus Siaran Langsung Kasus Ahok

Gagasan Solopos, Senin (19/12/2016),  Algooth Putranto. Pengajar Ilmu Komunikasi, pernah menjadi analis di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Solopos.com, SOLO — Kasus dugaan penistaan agama (blasphemy) di Indonesia bukan hal yang baru. Delik usang ini sama tuanya dengan sejarah eksistensi…