OPERASI KATARAK GRATIS
2012, Sido Muncul Targetkan 12.000 Pasien

Sidomuncul-RSCM Kirana (2)

JAKARTA – Perusahaan jamu PT Sido Muncul tahun 2012 ini menargetkan 12.000 pasien penderita buta katarak dioperasi secara gratis. Program corporate social responsibility (CSR) ini merupakan kelanjutan tahun lalu, di mana PT Sido Muncul berhasil menuntaskan operasi katarak terhadap 6.000 pasien secara gratis.

Sebagai awal program CSR tersebut, SidoMuncul bersama Rumah Sakit Cipto Mangunkusuma RSCM melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama memberikan bantuan operasi katarak kepada 1.000 pasien warga kurang mampu di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Senin (12/3/2012).

Dalam siaran persnya disampaikan Bagian Humas PT Sido Muncul, Selasa (13/3 /2012), hadir pada kesempatan tersebut Direktur Utama RSCM, Prof Dr dr Akmal Taher SpU (K) PhD, Kepala Departemen RSCM Kirana Dr dr Widya Artini  SpM (K) dan Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat.

Disebutkan, sebelumnya juga telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian dengan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kerjasama baksos operasi katarak di daerah tertinggal. Selanjutnya, Sidomuncul juga akan bekerjasama dengan sejumlah KODAM di Indonesia.

Manager Humas PT Sido Muncul Nanik Rahayuningsih, menyebutkan program bantuan operasi katarak untuk 12.000 orang telah dimulai sejak awal tahun di beberapa rumah sakit yaitu Klinik Darma Usada Netral Pelabuhan Ratu, Puskesmas Mantingan Ngawi, Puskesmas Mojo Agung Jombang, BKMM Cilacap,  Polda Metro Jaya Jakarta, RS Mata Undaan Surabaya, Klinik Mata Tritya Surabaya, RSU Wakatobi, RSUD M Zein Painan Pesisir Selatan, RS Patar Asih Lubuk Pakan Deli Serdang, RS Dr Sardjito Yogyakarta, RS Suradji Tirtonegoro Klaten, RSUD Sidoarjo, RSU Patmasuri, Klinik DR Hasri Ainun Bogor, RS Puri Husada Sleman, dan BKMM Cikampek. “Jumlah pasien yang telah dioperasi sampai saat ini sebanyak 2.156 orang. Yang telah terjadwal untuk operasi katarak sejauh ini sebanyak 6.719 orang,” jelasnya.

Dikataka Nanik, bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia atas pencanangan gerakan penanggulangan katarak yg dimotori oleh Sidomuncul  bersama PERDAMI dengan  didukung oleh RS, Klinik Mata, Pemda, LSM, Yayasan, dan masyarakat umum yang tergerak membantu.

Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat berharap program ini bisa mengurangi jumlah penderita buta katarak bagi warga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Editor: | dalam: Ekonomi |
Iklan Cespleng
Menarik Juga »