ilustrasi (google img)
Selasa, 13 Maret 2012 11:46 WIB Farida Trisnaningtyas/JIBI/SOLOPOS Boyolali Share :

MAHAL, BIAYA AKTE Kelahiran Telat

ilustrasi (google img)

BOYOLALI–Keputusan terkait biaya permohonan akte kelahiran bagi yang terlambat didasarkan pada  Surat Edaran (SE) Mahkamah Agung (MA) tentang penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Selain itu, juga mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) no53/2008.

Dijelaskan, harapan masyarakat di Boyolali agar tarif pembuatan akte kelahiran yang terlambat menjadi lebih ringan tampaknya sulit terwujud. Pengadilan Negeri (PN) Boyolali menegaskan besaran tarif mengacu pada peraturan di atas.

“Pengurusan akte kelahiran bagi anak di atas satu tahun biayanya sebesar Rp197.000. Penetapan ini dilakukan Ketua PN Boyolali tertanggal 14 Januari 2012 dengan nomor W12.U.17/85/HK.02/XII/2011,” papar Panitera Muda Perdata, PN Boyolali, Purwadi saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (12/3/2012).

Purwadi menerangkan besaran biaya itu dipergunakan untuk biaya pendaftaran, panggilan pemohon dua kali, biaya proses pemberkasan, biaya leges, turunan penetapan dan biaya redaksi putusan.

Menurutnya, besaran biaya pengurusan akte kelahiran bagi yang terlambat itu sudah mempertimbangkan kondisi masyarakat di Boyolali. Keterlambatan ini dihitung bagi mereka yang telah berusia satu tahun ke atas terhitung tanggal kelahiran.

“Sejak adanya peraturan baru ini dari Januari hingga Maret ini yang mengajukan akte dari pengadilan mencapai 147 orang. Selama proses ini, pemohon tidak ada yang mengajukan keluhan terkait biaya,” ujarnya.

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…