MAHAL, BIAYA AKTE Kelahiran Telat

ilustrasi (google img)ilustrasi (google img)

ilustrasi (google img)

BOYOLALI–Keputusan terkait biaya permohonan akte kelahiran bagi yang terlambat didasarkan pada  Surat Edaran (SE) Mahkamah Agung (MA) tentang penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Selain itu, juga mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) no53/2008.

Dijelaskan, harapan masyarakat di Boyolali agar tarif pembuatan akte kelahiran yang terlambat menjadi lebih ringan tampaknya sulit terwujud. Pengadilan Negeri (PN) Boyolali menegaskan besaran tarif mengacu pada peraturan di atas.

“Pengurusan akte kelahiran bagi anak di atas satu tahun biayanya sebesar Rp197.000. Penetapan ini dilakukan Ketua PN Boyolali tertanggal 14 Januari 2012 dengan nomor W12.U.17/85/HK.02/XII/2011,” papar Panitera Muda Perdata, PN Boyolali, Purwadi saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (12/3/2012).

Purwadi menerangkan besaran biaya itu dipergunakan untuk biaya pendaftaran, panggilan pemohon dua kali, biaya proses pemberkasan, biaya leges, turunan penetapan dan biaya redaksi putusan.

Menurutnya, besaran biaya pengurusan akte kelahiran bagi yang terlambat itu sudah mempertimbangkan kondisi masyarakat di Boyolali. Keterlambatan ini dihitung bagi mereka yang telah berusia satu tahun ke atas terhitung tanggal kelahiran.

“Sejak adanya peraturan baru ini dari Januari hingga Maret ini yang mengajukan akte dari pengadilan mencapai 147 orang. Selama proses ini, pemohon tidak ada yang mengajukan keluhan terkait biaya,” ujarnya.

Editor: | dalam: Boyolali |

8 Komentar pada “MAHAL, BIAYA AKTE Kelahiran Telat”

  1. mookhy
    13 Maret 2012 pukul 12:12

    Rp. 197ribu itu belom termasuk kotak di kalurahan/kecamatan.. ha itu kantor pemerintah apa masjid to, kok ada kotak infak segala ?

  2. Rudi
    13 Maret 2012 pukul 13:13

    Pripun pak Seno sin ngeten niki nyuwun tulung dipun penggalehaken

  3. 20 Maret 2012 pukul 14:00

    Kebanyakan biaya. Katanya skrg tiap kantor instansi udah online, tp knapa msh terlalu byk biaya ini itu. Tinggal mendata doank pake repot, ujung2nya duit kan.

  4. 21 Maret 2012 pukul 09:49

    Pns dah dpt gaji msh narik biaya lg k warga.
    Tiap blan qt bayar listrik, PDAM dll it pasti ad pajakx, pajak trsebut para pns it. Motn duiten

  5. 28 Maret 2012 pukul 17:18

    namanya juga upeti dari pada hidup dijajah tp besok diakhirat gua gak ridho yg namanya pns alim dai korupsi masuk surga.kerja stempel aja minta pajak a
    pa kurang gaji tiap bulan

  6. 30 April 2012 pukul 13:03

    masih mending segitu,,daerah saya biaya pemanggilan 300 rb,, belum d tambah biaya lain2 bisa sampe 500 rb habisnya cuma buat proses d pengadilan aj

  7. 9 Mei 2012 pukul 10:56

    Kemaren q mw ngurus akte bwt nikah,byaya 800rb, ,rakyat dh susah,msh d persulit,,tobat tobat

  8. 26 Mei 2012 pukul 19:32

    ya begitulah kebobrokan PNS dan aparat2 negara kta tiap taun minta naik gaji masih aja jadi kanibal penghisap rakyatnya sendiri gw sumpain tu duit gak barokah dan jadi bencana buat keluarganya dunia akhirat AMIN

Silahkan bergabung untuk diskusi


Iklan Baris
Menarik Juga »