Iklan Pembunuh Bayaran (Foto Antara)
Kamis, 8 Maret 2012 16:56 WIB JIBI/SOLOPOS/Ant/Kabar24 Hukum Share :

PEMBUNUH BAYARAN
Polisi Usut Laman Pembunuh Bayaran

Iklan Pembunuh Bayaran (Foto Antara)

BANDUNG- Polisi Republik Indonesia menyelidiki dan mengusut keberadaan laman yang menawarkan jasa pembunuh bayaran. Iklan jasa pembu8nuh bayaran ini meresahkan warga dan mengundang perhatian Kapolri.

“Itu jelas merupakan pelanggaran hukum, kalau itu ada kami akan tindak tegas,” kata Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo usai dinobatkan sebagai warga kehormatan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara di Bandung, Rabu (8/3/2012).

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan dan langkah tegas sesuai aturan.

“Itu suatu hal yang berbeda, hukum jika itu terjadi,” katanya tegas.

Berdasarkan penelusuran, salah satu situs yang menawarkan jasa pembunuh bayaran tersebut di antaranya hitmanindonesia.wordpress.com.

Pada tampilan awal (home) situs tersebut secara terang-terangan tertulis ‘Menyewakan Jasa Pembunuh Bayaran’.

Dalam laman tersebut juga tertulis jelas jika mereka menyediakan tenaga profesional yang terlatih dan terpercaya untuk melayani pesanan serta memiliki kakas dan dukungan orang dalam di militer dan kepolisian.

Laman tersebut juga mencantumkan sebuah akun email yang bisa dikirimkan pesan jika ada yang tertarik menggunakan jasa pembunuh bayaran itu.

Newswire
“Kami menyediakan tenaga profesional yang terlatih dan terpercaya untuk melayani pesanan anda.
Kami juga memiliki kakas dan dukungan orang dalam di militer dan kepolisian.
Metode eksekusi dapat direncanakan bersama atau anda langsung serahkan semuanya pada kami.
Harga berbeda-beda tergantung sasaran dan tingkat kesulitan penghapusan jejak.
Harga walikota tentu berbeda dengan harga pedagang alat elektronik…..”

Kalimat-kalimat itu tertata pada laman yang menawarkan jasa pembunuhan. Di atas kalimat itu tertulis dua buah kata “Persetujuan” dan “Pembunuhan.”

Tak hanya pembunuhan, laman gratisan beralamat di www.hitmanindonesia.wordpress.com itu juga menawarkan jasa penculikan.

“Harga penculikan lebih mahal daripada harga pembunuhan, karena target masih dalam keadaan hidup.”

Pesan pada laman tersebut dilanjutkan dengan kalimat “Harga anak pengusaha tentu berbeda dengan harga mahasiswi perguruan tinggi swasta.”

Di luar apakah laman tersebut memang milik pembunuh dan penculik bayaran, yang pasti si pembuat menyebutkan layanan tindak kriminal itu baru untuk sebatas kota Bandung.

Walau demikian, hal itu sontak menjadi perhatian aparat kepolisian. Polda Jawa Barat menjadikan berita soal si hitman dalam halaman muka laman www.lodaya.web.id.

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…